Showing posts with label limbah. Show all posts
Showing posts with label limbah. Show all posts

Monday, November 30, 2015

Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas, Kain Perca, dan Aneka Gelang

Setelah beberapa kali saya membuat karya dengan menggunakan kaleng bekas untuk dibuat menjadi celengan dan beberapa macam tempat pensil yang tutorialnya dapat dilihat di sini, di sini, di sini dan di sini, saya pikir saya akan kehabisan ide. Tetapi ternyata tidak demikian karena tiba-tiba saja saya mendapatkan ide baru untuk membuat sebuah tempat pensil lagi, tetapi kali ini dengan cara mengkombinasikan antara kaleng bekas dan sehelai kain perca. Ide ini muncul setelah saya menemukan sehelai kain perca di rumah saya, sisa bahan dari membuat taplak meja; daripada kain perca itu dibuang lalu saya pikir-pikir 'bisa dibuat apakah kain perca ini?'  Kebetulan saya memiliki sebuah kaleng bekas ikan sarden. Kaleng ini sudah ada sejak lama, sudah saya bersihkan, dan sudah siap untuk dikreasikan menjadi suatu karya yang kreatif, menarik, dan tentunya juga bermanfaat. Tetapi karena ide kreatifnya belum muncul, jadi kalengnya masih saya biarkan saja. Nah! Setelah ada kain perca ini lalu saya pikir kalau kain perca ini memiliki lebar dan panjang kain yang cukup untuk dililitkan ke sekeliling kaleng. Lalu mulailah saya mencoba berkreasi dengan kain perca dan kaleng, sehingga jadilah sebuah Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas dan Kain Perca. Tempat pensil ini masih terlihat polos dan sederhana ketika baru selesai dibuat, sehingga perlu diberi hiasan agar terlihat lebih menarik. Untuk menghias tempat pensil ini saya menggunakan cara yang sangat praktis sekali yaitu dengan menggunakan aksesoris wanita berupa gelang-gelang tangan.  Disini saya ingin menunjukkan pada anda bahwa dengan bahan-bahan seadanya pun kita dapat berkreasi dan menghasilkan suatu karya yang menarik. Itulah yang disebut kreatif.

Untuk membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas, Kain Perca, dan Aneka Gelang ini bahan-bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

- Kaleng bekas yang telah dicuci bersih dan dijemur hingga kering

- Kain perca

- Gunting

- Lem UHU

- Lem double tape

- Aneka gelang bertali karet

Sedangkan mengenai cara membuatnya dapat anda lihat melalui foto-foto tutorial berikut ini :


Kain perca diukur dan digunting sesuai dengan ukuran kalengnya. Kalau saya mengukurnya dengan cara meletakkan kain perca pada kaleng (lihat contohnya pada foto diatas), lalu dilebihkan sedikit kain percanya (lihat arah yang ditunjukkan oleh tanda panah pada foto diatas).



Kain perca dilipat sedikit dan diberi lem supaya lipatannya melekat dan tidak terlepas. Untuk ini bisa digunakan lem UHU.



Lipat juga sisi yang lainnya dari kain perca tersebut. Beri lem supaya lipatannya menempel.



Hasilnya adalah seperti pada foto diatas.



Tempel ujung kain perca ke badan kaleng. Lalu lilitkan kain perca itu ke sekeliling kaleng sambil diberi lem supaya lilitan kain perca bisa menempel pada kaleng dan tidak terlepas.



Foto diatas adalah kaleng yang sudah selesai dilapisi dengan kain perca dan sudah bisa digunakan sebagai tempat pensil. Tetapi jika ingin tempat pensilnya terlihat lebih menarik maka kaleng itu harus diberi hiasan terlebih dahulu.

Saya menggunakan dua buah gelang tangan untuk menghias kaleng ini. Caranya mudah, kaleng yang sudah dilapisi dengan kain perca langsung saja dimasukkan ke dalam gelang. Lalu supaya gelang-gelangnya tidak melorot ke bawah maka gelangnya perlu diberi lem supaya gelang bisa menempel ke kaleng. Untuk itu sebaiknya menggunakan lem double tape supaya mudah dilepaskan jika sewaktu-waktu gelang akan dipakai lagi. 

Setelah kaleng dihias maka hasil akhirnya seperti yang terlihat pada foto di bawah ini :


Nah! Mudah sekali kan membuatnya? Silakan dicoba mempraktekkannya dan gunakanlah daya kreatifitas anda untuk menghias kaleng agar terlihat menarik. Jadikan contoh pada tutorial ini hanya sebagai sumber inspirasi saja, dan selanjutnya anda berkreasi sendiri sesuai dengan daya kreatifitas dan imajinasi anda. Manfaatkanlah benda-benda yang ada di sekitar anda untuk menghias kaleng. Jadi tidak harus dengan menggunakan gelang untuk menghias kaleng. Anda bebas mencari alternatif lain sebagai pengganti gelang. 

Monday, July 13, 2015

Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas

Tutorial kali ini tentang Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas. Ada tiga video tutorial yang semuanya berupa video slide yang saya buat mengenai Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas.
Di video yang pertama, kaleng dihias dengan menggunakan kantong plastik kresek yang digunting-gunting menjadi rumbai-rumbai, lalu dililitkan ke sekeliling kaleng. Video kedua, kaleng dihias dengan menggunakan tali plastik atau biasa disebut juga dengan tali rafia. Sedangkan di video ketiga, kaleng dihias dengan kertas bekas brosur atau kertas bekas majalah bekas. Dari tiga cara itu semuanya dapat menghasilkan tempat pensil dengan penampilan yang indah dan menarik. Yang penting kreatif dan imajinatif, maka barang-barang yang tak terpakai pun dapat diubah menjadi sesuatu yang menarik dan berguna. Kaleng yang saya gunakan di tutorial ini adalah kaleng bekas sarden (kaleng sarden kemasan paling kecil) karena ukuran kalengnya sesuai untuk dibuat menjadi tempat pensil. Selain itu kaleng sarden juga lebih kokoh dan lebih kuat daripada kaleng minuman soft drink.  Maka saya menggunakan kaleng bekas sarden untuk membuat tutorial ini. Walaupun disebut sebagai kaleng bekas tetapi bukan berarti kaleng yang sudah dibuang ke tempat sampah. Anda salah jika mengartikan demikian. Untuk mendapatkan kaleng ini saya membeli dulu produknya, setelah produknya dikonsumsi lalu kalengnya dicuci bersih dengan menggunakan sabun deterjen lalu dijemur selama beberapa hari hingga bau sarden pada kaleng benar-benar hilang. Jika masih tercium bau sarden maka kaleng harus dicuci ulang dan dijemur lagi hingga bau sardennya benar-benar hilang, barulah kaleng siap untuk dihias agar dapat digunakan sebagai tempat pensil. Kaleng bekas sarden selain dapat dibuat menjadi tempat pensil, juga dapat dibuat menjadi sebuah celengan yang unik dan menarik.
Oke, berikut ini adalah tiga video tutorial tentang Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas.









Sunday, July 12, 2015

Punya Blog Dengan Konten Hasil Copy Paste Kok Bangga Sih??? (Bagian ke-6)

Dalam sehari ini (Minggu, 12 Juli 2015) saya menemukan ada dua blog yang meng-copas  tutorial dari blog saya. Blog copas  yang pertama ditemukan hari ini sudah saya posting di sini.
Blog copas  kedua adalah ---> http://lundergrazz-cm.blogspot.com/2014/08/kerajinan-dari-sabun-dan-hiasan-bunga.html --- yang meng-copas  tutorial saya yang berjudul Cara Membuat Keranjang Bunga Dari Sabun.

Berikut ini adalah screenshot blog copas tersebut :
































Pada bagian akhir dari postingan itu si tukang copas menulis "Itulah pembahasan artikel saya tentang Kerajinan dari sabun dan hiasan bunga", padahal itu tutorial adalah karya saya yang sudah saya posting di blog saya sejak tahun 2011, sedangkan lundergrazz.blogspot.com memposting tutorial itu pada tahun 2014. Berarti sekitar tiga tahun setelah saya memposting tutorial itu di blog ini. Tetapi oleh si tukang copas dianggapnya sebagai karya dia sendiri. Sudah mencuri tutorial milik orang lain, lalu mengklaim pula sebagai karyanya. Benar-benar perbuatan yang mencerminkan sikap tidak tahu malu. Tukang copas memang adalah orang-orang yang pemalas, tidak mampu membuat konten originalnya sendiri, berjiwa pencuri dan penipu. 

Punya Blog Dengan Konten Hasil Copy Paste Kok Bangga Sih??? (Bagian ke-5)

Hari ini, Minggu 12 Juli 2015 saya menemukan ada karya saya lagi yang telah di-copas oleh blog lain yaitu blog http://putlockerfreewatchmovieonline.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-kerajinan-dari-sabun-dan.html
Tutorial yang di-copas berasal dari karya saya yang ada disini. Saya telah memposting tutorial itu sejak tahun 2011, sedangkan dia memposting tutorial yang sama pada tahun 2013.

Berikut ini adalah screenshot dari blog yang meng-copas tutorial karya saya :










































Pada bagian akhir dari postingan itu si tukang copas mencantumkan kalimat-kalimat yang menyatakan bahwa karya itu adalah hasil percobaan dia (padahal itu adalah karya saya yang dia copas dari blog saya). Bahkan dia tambahkan embel-embel "No Copas" padahal dari tahun postingan jelas ketahuan bahwa saya yang terlebih dahulu memposting pada tahun 2011, sedangkan dia memposting ulang tutorial karya saya itu pada tahun 2013. 
Di bawah ini adalah screenshot-nya :


Anehnya si tukang copas mengatakan agar "Sebaiknya ilmu anda jangan dipendam. Walaupun itu hak milik anda. Berbagilah." 
Lho memangnya siapa yang memendam ilmu? Kalau saya memendam ilmu saya maka tidak akan ada blog saya ini! Dan tidak akan ada tutorial yang dia copas itu! Justru dia bisa mencuri tutorial itu karena saya memposting tutorial itu di blog saya. Jadi siapa yang memendam ilmu? Dari kalimatnya itu kesannya seolah-olah saya memendam ilmu saya.  Padahal saya sudah memposting tutorial itu sejak tahun 2011 !!! Jauh sebelum si tukang copas itu mengoceh tidak karuan seperti itu. 
Lalu ada lagi kalimat yang dibuat oleh si tukang copas yang kalimatnya begini : "Apabila anda mau copas silahkan. Dengan baik hati."
Padahal Google sangat membenci blog copas, jadi jelas dia itu memang berniat jahat! 

Friday, July 10, 2015

Cara Membuat Celengan Dari Kaleng Bekas Dan Kain Flanel

Tutorial kali ini tentang Cara Membuat Celengan Dari Kaleng Bekas Dan Kain Flanel. Walaupun disebut sebagai kaleng bekas, tetapi bukan berarti kaleng yang digunakan dalam tutorial ini berasal dari tempat sampah. Anda salah besar jika mengartikannya seperti itu. Untuk mendapatkan kaleng ini saya membeli dulu produknya berupa ikan sarden kalengan. Setelah dikonsumsi produknya, lalu kalengnya dicuci bersih hingga dapat dimanfaatkan untuk membuat tutorial ini. Begitu pula dengan kain flanelnya, walaupun menggunakan sisa-sisa kain flanel tetapi bukan berarti gratis. Kain flanel ini pun saya membelinya dengan uang, setelah kain flanelnya digunakan untuk berbagai karya saya, lalu masih ada sisa-sisanya sedikit dan inilah yang saya gunakan untuk menghias kaleng sehingga dapat dibuat menjadi sebuah celengan yang menarik. Jadi dalam proses membuat tutorial ini ada biaya bahan baku yang saya keluarkan selain biaya internet untuk meng-upload  tutorial ke blog sehingga dapat anda lihat seperti sekarang ini. Selain ada biaya bahan, saya juga menggunakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk dapat menghasilkan tutorial ini ataupun tutorial-tutorial saya yang lainnya. Hal inilah yang tidak dipahami atau tidak dipedulikan sama sekali oleh para tukang copas  yang suka seenaknya saja mencuri tutorial dari berbagai blog dan website milik orang lain.
Oke sekarang kita lanjut ke tutorial tentang Cara Membuat Celengan Dari Kaleng Bekas Dan Kain Flanel
Untuk membuat celengan ini anda perlu menyiapkan bahan-bahan sebagai berikut :
- kaleng bekas
- kain flanel beraneka warna
- gunting
- lem UHU atau bisa juga menggunakan lem tembak
- jarum jahit
- benang jahit
Cara membuatnya bisa dilihat pada foto-foto tutorial di bawah ini :

1. Letakkan kaleng di atas kain flanel. Lalu dengan menggunakan pensil buatlah pola lingkaran seukuran keliling kalengnya. 

2. Kain flanel digunting mengikuti bentuk pola lingkaran yang telah dibuat. 

3. Buatlah lingkaran flanel sebanyak dua lembar dengan bentuk dan ukuran yang sama. Satu lembar untuk bagian atas kaleng dan satu lembar lagi untuk bagian bawah kaleng. 

4. Ambil selembar kain flanel tadi, lalu buatlah gambar lubang celengan tepat di tengah kain flanelnya. 

5. Gambar lubang celengan tadi lalu digunting sehingga hasilnya seperti terlihat pada foto no.5




6. Foto ke-6 menunjukkan bagaimana cara saya untuk mengetahui apakah kain flanel cukup untuk menutup sekeliling kaleng, yaitu dengan cara melingkarkan kain flanel ke sekeliling kaleng, lalu tandai batasnya dengan pensil. Untuk mengetahui tingginya bisa diukur dengan penggaris. 

7. Kain flanel yang tadi sudah diukur lalu digunting. Saat menggunting, lebihkan untuk jahitan kira-kira 2 milimeter di semua sisi kain flanel. 




8. Karena saya akan membuat celengan dengan tema taman bunga, jadi saya siapkan juga kain flanel berwarna hijau tua untuk dibuat menjadi semak-semak. Ukuran untuk kain flanel hijau ini hanya saya kira-kira saja. Yang pasti panjangnya harus sama dengan panjang kain flanel yang berwarna kuning. Sedangkan lebarnya kira-kira 3 cm.

9. Gunting kain flanel hijau itu dengan motif melengkung-lengkung. Saya langsung mengguntingnya tanpa membuat polanya. Untuk membuat semak-semak ini bentuk lengkung-lengkungnya boleh tidak beraturan.




10. Bentuk semak-semak sudah jadi. 

11. Tempel semak-semak tadi di bagian bawah kain flanel yang berwarna kuning. 




12. Buatlah gambar bunga di atas kain flanel. 

13.  Lalu kain flanel digunting sesuai gambar yang telah dibuat tadi. Hasilnya seperti pada foto ke-13.

14. Buatlah beberapa bunga flanel beraneka warna. Karena saya menggunakan kaleng berukuran kecil untuk membuat celengan ini, jadi saya cukup membuat empat bunga flanel saja. Jika anda menggunakan kaleng berukuran besar, mungkin bunga flanelnya perlu dibuat lebih banyak lagi. 

15. Tempel bunga-bunga flanel tadi di atas kain kain flanel berwarna kuning. 




16. Buat tangkai bunga dengan menggunakan benang berwarna hijau tua. 

17. Foto ke-17 memperlihatkan bunga-bunga yang semuanya sudah diberi tangkai. 




18. Buatlah gambar daun di atas kain flanel berwarna hijau tua. 

19. Kain flanel digunting sesuai gambar daun yang tadi sudah dibuat. 

20. Buatlah sebanyak yang anda butuhkan. Sesuaikan saja dengan berapa banyak bunga flanel yang anda buat. 

21. Tempel daun pada tangkai bunga. 




22. Buat gambar awan di atas kain flanel berwarna putih. 

23. Kain flanel digunting sesuai bentuk awan yang telah dibuat. Lalu tempel awan tadi di atas kain flanel berwarna kuning. 




24. Kain flanel yang sudah dihias tadi lalu dilingkarkan mengelilingi kaleng. Kemudian dijahit dengan menggunakan tusuk feston. 

25. Foto ke-25 memperlihatkan badan kaleng yang sudah tertutup dengan kain flanel. 




26. Pinggiran dari lubang celengan dijahit dengan tusuk feston. 

27. Satukan flanel bagian atas dengan flanel yang berwarna kuning dengan cara dijahit. Gunakan tusuk feston untuk menjahitnya. 

28. Satukan juga flanel bagian bawah dengan flanel yang berwarna kuning dengan dijahit menggunakan tusuk feston. 




Setelah celengan selesai dibuat ternyata ada sesuatu yang kurang. Bagian tengah bunga belum dihias. Lalu saya menggunting kain flanel dengan bentuk lingkaran kecil-kecil beraneka warna. Kemudian lingkaran kecil-kecil itu ditempel di tengah bunga flanel. 

Dan inilah foto hasil akhirnya :


Celengan yang saya buat itu bertema taman bunga. Selain taman bunga, bisa juga dibuat dengan tema lain, misalnya tema hewan, buah-buahan, dan lain-lain. 

Sekian dulu tutorial kali ini. Jika anda suka dengan tutorial ini, cukup di bookmark saja, tidak perlu sampai dicuri alias dicopas sehingga terjadi duplicate content di internet yang tentunya akan merugikan berbagai pihak.