Tuesday, August 25, 2015

Resep : Cara Membuat Seblak Mie


Saya mengetahui makanan bernama seblak ini dari sebuah grup masak-memasak yang terdapat di Facebook. Setelah saya simak resep-resep seblak yang berseliweran di grup, lalu saya memutuskan untuk mencoba membuat seblak mie versi saya sendiri dengan bahan-bahan seadanya saja.
Kalau menurut resep seblak yang saya temukan dari hasil browsing di Google, seblak menggunakan kerupuk mentah yang kemudian direbus hingga kerupuk menjadi matang dan lunak. Tetapi karena saya tidak memiliki kerupuk mentah, jadi saya menggunakan kerupuk matang (kerupuk yang sudah digoreng). Prinsipnya dalam mencoba membuat seblak ini adalah -- tak ada rotan, akar pun jadi -- yang maksudnya adalah bila tak ada kerupuk mentah, pakai kerupuk matang pun tidak apa-apa. 

Berikut ini adalah resep seblak mie versi saya :

Bahan :
- Mie telur 75 gram (rebus dan tiriskan)
- Kerupuk putih (saya pakai kerupuk yang sudah digoreng)
- Sawi hijau secukupnya, cuci bersih dan potong-potong
- air matang secukupnya
- kecap manis secukupnya

Bumbu halus :
- 4 buah cabe merah keriting
- 4 buah cabe rawit merah
- 2 butir bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 1 butir kemiri
- kencur, kira-kira seujung jari
- garam secukupnya
- gula pasir secukupnya

Cara membuat :
1. Panaskan minyak goreng di wajan. Tumis bumbu halus hingga harum.

2. Masukkan sawi hijau yang sudah dipotong-potong ke dalam wajan. Masukkan mie, kerupuk, dan air matang secukupnya. Tambahkan kecap manis, lalu aduk-aduk hingga semuanya tercampur rata. Masak hingga air menyusut.

3. Seblak mie siap dihidangkan.

Catatan : Seblak mie bisa ditambahkan bahan-bahan lainnya, misalnya : telur, sosis, bakso, dan lain-lain sesuai selera anda. Jumlah cabe yang digunakan juga bisa disesuaikan dengan selera anda, jadi tidak perlu berpatokan pada takaran yang ada di resep ini karena resep ini dibuat berdasarkan selera saya.

Saturday, August 8, 2015

Cara Membuat Bookmark, Bros, dan Aksesoris Rambut Dari Kain Flanel

Tutorial kali ini tentang cara membuat bookmark, bros, dan aksesoris rambut dari kain flanel yang dibentuk menjadi kincir angin / baling-baling. Modelnya sederhana dan mudah membuatnya tetapi hasilnya dapat diaplikasikan menjadi beberapa kegunaan, diantaranya adalah sebagai bookmark atau pembatas buku, bros, dan juga sebagai aksesoris rambut (hiasan pada karet pengikat rambut).
Silahkan dilihat tutorial dalam video berikut ini :


Sunday, July 19, 2015

Cara Memotret Kue


Gambar screenshot di atas memperlihatkan sebuah foto yang di-upload pada hari Minggu (19 Juli 2015) oleh seseorang ke sebuah grup di Facebook yang bernama grup "Resep kue, masakan dan minunan." 
Kuenya terlihat biasa-biasa saja, tidak ada istimewanya. Yang membuat foto itu nampak "istimewa" adalah adanya penampakkan jari-jari kaki yang begitu dekat sekali dengan kuenya. Bahkan sepertinya jempol kakinya itu bersentuhan dengan kue. Dengan melihat foto itu kita bisa langsung tahu kalau kue itu diletakkan di lantai. Ini bukan cara yang benar untuk memotret kue ataupun makanan lainnya. Seharusnya makanan diletakkan di atas meja. Jika terpaksa diletakkan di lantai maka lantainya harus dialasi dulu dengan kain yang bersih dan lebar agar bentuk kotak-kotak lantainya tidak ikut terfoto. Jika makanan diletakkan dibangku maka bangkunya pun harus ditutupi dulu dengan sehelai kain yang bersih, tetapi jangan menggunakan kain gendongan bayi ataupun kain sarung karena jadi terkesan jorok. Kembali pada foto di atas, dengan melihat foto itu saya lalu berpikir "kenapa orang yang membuat dan meng-upload foto itu tidak mengecek dulu hasil fotonya sebelum di-upload ke media sosial?"
Kemungkinannya karena orang itu tidak teliti dan ceroboh, terlalu ingin cepat-cepat membuat foto kue lalu meng-upload foto kuenya ke media sosial agar mendapatkan apresiasi dari orang-orang berupa like dan komentar. Seharusnya jika memotret apapun (makanan, orang, pemandangan, dll.) pemotretan dilakukan lebih dari satu kali. Tidak ada batasan harus berapa kali memotretnya, sebanyak-banyaknya tak apa supaya nantinya bisa dipilih foto mana yang terbaik dan pantas untuk di-upload ke media sosial. Setiap selesai memotret harus langsung dilihat hasil pemotretannya agar langsung ketahuan jika ada kesalahan dalam pemotretan sebelumnya. Ulangi lagi pemotretan sampai didapatkan hasil foto yang memuaskan. Jika hasil foto agak gelap sebaiknya dicerahkan dulu fotonya dengan menggunakan aplikasi untuk mengedit foto. 
Dan yang terpenting adalah memeriksa dulu foto sebelum di-upload ke media sosial. Pikirkan dulu apakah pantas jika jempol kaki begitu dekatnya dengan kue. Bukankah kue untuk dimakan (dimasukkan ke dalam mulut), sedangkan kaki untuk berjalan (menginjak lantai dan jalanan).  

Saturday, July 18, 2015

Felt Maneki Neko


Hasil percobaan saya membuat Maneki Neko (lucky cat, kucing keberuntungan) dari kain flanel. Proses pembuatannya rumit sekali, jadi tidak saya buatkan tutorialnya.

Wednesday, July 15, 2015

Cara Membuat Bookmark (Pembatas Buku) Dari Kain Flanel Dan Aksesoris Bekas

Bookmark berasal dari bahasa Inggris, kalau bahasa Indonesia-nya adalah pembatas buku. Gunanya pembatas buku adalah untuk menandai halaman buku yang sedang dibaca. Jadi jika misalnya anda sedang membaca sebuah buku, lalu anda merasa lelah dan ingin istirahat dulu, maka anda bisa menggunakan pembatas buku untuk menandai sampai di halaman berapa buku itu sudah anda baca. Supaya jika anda mau melanjutkan membaca tidak bingung mencari halaman buku untuk melanjutkan membaca. Cara menggunakan pembatas buku yaitu dengan menyelipkan atau menyisipkan pembatas buku pada halaman buku. Biasanya pembatas buku dibuat dari secarik kertas atau sehelai pita. Tetapi bisa juga pembatas buku dibuat dari karton, kain, atau bahkan dari bunga dan daun yang dikeringkan lalu dilaminasi atau biasa orang bilang dipres plastik.
Pada tutorial kali ini saya membuat pembatas buku dari bahan kain flanel yang diberi hiasan pada ujungnya dengan memanfaatkan aksesoris bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Misalnya anda memiliki sepasang anting-anting, tetapi suatu ketika anting anda anda hilang sebelah, mungkin karena antingnya jatuh di jalan atau mungkin salah taruh lalu hilang sebelah. Lalu anting yang tertinggal hanya sebelah, dipakai tidak bisa karena cuma sebelah, tetapi dibuang pun sayang. Nah! Jika anda menghadapi situasi seperti itu jangan bingung lagi karena ada solusinya, yaitu dengan memanfaatkan anting yang cuma sebelah itu untuk dijadikan hiasan pembatas buku. Hasilnya adalah pembatas buku yang bagus dan unik. Selain anting, anda juga bisa memanfaatkan bandul kalung untuk menghias pembatas buku dari kain flanel ini.
Tutorial saya buat dalam bentuk video slide yang sudah saya upload ke youtube.


Monday, July 13, 2015

Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas

Tutorial kali ini tentang Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas. Ada tiga video tutorial yang semuanya berupa video slide yang saya buat mengenai Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas.
Di video yang pertama, kaleng dihias dengan menggunakan kantong plastik kresek yang digunting-gunting menjadi rumbai-rumbai, lalu dililitkan ke sekeliling kaleng. Video kedua, kaleng dihias dengan menggunakan tali plastik atau biasa disebut juga dengan tali rafia. Sedangkan di video ketiga, kaleng dihias dengan kertas bekas brosur atau kertas bekas majalah bekas. Dari tiga cara itu semuanya dapat menghasilkan tempat pensil dengan penampilan yang indah dan menarik. Yang penting kreatif dan imajinatif, maka barang-barang yang tak terpakai pun dapat diubah menjadi sesuatu yang menarik dan berguna. Kaleng yang saya gunakan di tutorial ini adalah kaleng bekas sarden (kaleng sarden kemasan paling kecil) karena ukuran kalengnya sesuai untuk dibuat menjadi tempat pensil. Selain itu kaleng sarden juga lebih kokoh dan lebih kuat daripada kaleng minuman soft drink.  Maka saya menggunakan kaleng bekas sarden untuk membuat tutorial ini. Walaupun disebut sebagai kaleng bekas tetapi bukan berarti kaleng yang sudah dibuang ke tempat sampah. Anda salah jika mengartikan demikian. Untuk mendapatkan kaleng ini saya membeli dulu produknya, setelah produknya dikonsumsi lalu kalengnya dicuci bersih dengan menggunakan sabun deterjen lalu dijemur selama beberapa hari hingga bau sarden pada kaleng benar-benar hilang. Jika masih tercium bau sarden maka kaleng harus dicuci ulang dan dijemur lagi hingga bau sardennya benar-benar hilang, barulah kaleng siap untuk dihias agar dapat digunakan sebagai tempat pensil. Kaleng bekas sarden selain dapat dibuat menjadi tempat pensil, juga dapat dibuat menjadi sebuah celengan yang unik dan menarik.
Oke, berikut ini adalah tiga video tutorial tentang Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas.









Sunday, July 12, 2015

Punya Blog Dengan Konten Hasil Copy Paste Kok Bangga Sih??? (Bagian ke-6)

Dalam sehari ini (Minggu, 12 Juli 2015) saya menemukan ada dua blog yang meng-copas  tutorial dari blog saya. Blog copas  yang pertama ditemukan hari ini sudah saya posting di sini.
Blog copas  kedua adalah ---> http://lundergrazz-cm.blogspot.com/2014/08/kerajinan-dari-sabun-dan-hiasan-bunga.html --- yang meng-copas  tutorial saya yang berjudul Cara Membuat Keranjang Bunga Dari Sabun.

Berikut ini adalah screenshot blog copas tersebut :
































Pada bagian akhir dari postingan itu si tukang copas menulis "Itulah pembahasan artikel saya tentang Kerajinan dari sabun dan hiasan bunga", padahal itu tutorial adalah karya saya yang sudah saya posting di blog saya sejak tahun 2011, sedangkan lundergrazz.blogspot.com memposting tutorial itu pada tahun 2014. Berarti sekitar tiga tahun setelah saya memposting tutorial itu di blog ini. Tetapi oleh si tukang copas dianggapnya sebagai karya dia sendiri. Sudah mencuri tutorial milik orang lain, lalu mengklaim pula sebagai karyanya. Benar-benar perbuatan yang mencerminkan sikap tidak tahu malu. Tukang copas memang adalah orang-orang yang pemalas, tidak mampu membuat konten originalnya sendiri, berjiwa pencuri dan penipu.