Tuesday, December 22, 2015

Cara Membuat Aneka Hewan Dari Kain Flanel

     Anda ingin membuat berbagai bentuk hewan dari kain flanel tetapi tidak tahu bagaimana cara membuatnya? Atau mungkin anda sedang mencari-cari pola untuk membuat beraneka macam hewan-hewan itu? Di internet memang banyak sekali tutorial tentang cara membuat beraneka macam hewan dari kain flanel, ada hewan kucing, anjing, ikan, burung, kelinci, dan masih banyak lagi. Tetapi repot juga kalau harus mencari tutorialnya satu per satu karena begitu banyaknya website tutorial yang ada di internet dan tidak semua website itu memberikan tutorial yang bagus, sebab ada juga website yang menampilkan karya yang kurang bagus. Nah! Di sini saya sudah mengumpulkan beberapa alamat blog dan website yang memiliki tutorial-tutorial yang bagus dari hasil seleksi saya... :)
Berikut ini adalah daftar alamat blog dan website yang memberikan tutorial tentang cara membuat hewan / binatang dari kain flanel :

BIRDS :
1. Burung Hantu

2. How To Make A Felt Bird

3. Susan’s Bird Patterns

4. Felt Chickadee Ornament

5. Christmas Swap Birds

6. DIY Fabric Bird Tutorial Free Printable

7. How To Make Adorable Felt Bird Decorations

8. Make a Cute Hanging Felt Bird Decoration

9. Felt Bird Pattern Felt Bird Tutorial

10. Felt Bird Ornament Tutorial - 6 Ways

11. Wool Felt Birdie Hair Clip Tutorial

KUCING :
1. DIY Felt Craft Kittens

ANJING :
1. Nuno life: Mini dog

2. Molde Yorkshire de Feltro

KUDA LAUT (Seahorse) :
1. Sasha the Seahorse (polanya dalam bentuk file PDF)

RUSA :
1. Sexta de Moldes Veadinho em Feltro

PENGUIN :
1. Pinguim em Feltro

2. Tacky the Penguin finger puppets (with free pattern!)

IKAN :
1. Simple Sewing Pattern For Making a Blue Stuffed Dolphin Pendant

2. Dolphin

KELINCI :
1. Spilla Conigliosa (tentang cara membuat bros flanel berbentuk kelinci)

2. Free Mini Bunny Pattern

3. Easter Bunny Template

4. Felt Bunny Tutorial

5. Felt Rabbit Pattern

6. Little Peep Pal DIY With PDF Pattern

7. Wool Egg Bunny

BEBEK :
1. Duckling Easter Bunny Template

GAJAH :
1. Molde Para Hacer Un Elefante

KOALA :
1. DIY Felt Koala Stuffie

BERUANG :
1. Ideias e Moldes de Ursinhos (aneka macam pola beruang)

SAFARI (aneka macam binatang) :
1. Molde Safari Erica Catarina

Saturday, December 19, 2015

Cara Membuat Biskuit / Cookies, Dan Wafer Dari Kain Flanel

     Tahukah anda kalau kain flanel selain bisa dibuat menjadi berbagai macam bentuk kue-kue (felt cake) , dan buah-buahan, ternyata kain flanel juga bisa dibuat menjadi beraneka macam bentuk biskuit dan juga wafer? Ya semuanya terbuat dari kain flanel! Dengan daya kreatifitas, imajinasi, dan pengerjaan yang rapi dan teliti maka aneka biskuit dan wafer yang dibuat dari kain flanel pun bisa benar-benar mirip dengan biskuit dan wafer yang asli lho... 

     Saya sudah mencari-cari di internet tentang tutorial cara membuat biskuit, dan wafer dari kain flanel, dan akhirnya saya menemukan beberapa tutorial yang menarik dan mudah dipahami instruksinya.  Selain tutorial tentang cara membuat biskuit dan wafer dari kain flanel, saya juga menemukan tutorial tentang cara membuat crackers dan macaron dengan menggunakan bahan yang sama, yaitu kain flanel.  Nah! Saya posting saja link-link  tutorialnya disini untuk melengkapi konten di blog saya. Prinsip saya dalam nge-blog  adalah dengan tidak melakukan copy paste  terhadap konten blog / website milik orang lain, jadi cukup dengan memposting link-link -nya saja. 

BISKUIT / COOKIES :

1. HowTo: Felt Jammy Biscuit Brooches

2. Free Chocolate Chip Cookies Felt Tutorial

3. Felt Christmas Cookies

4. HowTo: Felt M&M Cookies

5. Easy Felt Food Cigarette Cookies Tutorial

6. Felt Biscuits

7. Felt Sugar Cookies

8. For Beany's Cookie Jar Diy Felt Cookie Tutorial

9. How To Make Felt Cookies (1)

10. How To Make Felt Cookies (2)

11. How To Make Fortune Cookies

12. Free Patterns & Tutorials - Felt Animal Cookies / Biscuits

13. Petite Planet: How To Make Homemade Felt Cookies & Bake Up Play Kitchen Fun!

14. Tutorial Biskuit Flanel

15. Ganpe Biskuit

CRACKERS :

1. Shannon Makes Stuff: Felt Cheez - It Crackers

2. Whatta ya crackers? – Felt Food Salty Crackers Tutorial

OREO :

1. Felt Oreo Cookie Ice-Cream

WAFER :

1. Easy to Make Wafer Stick From Felt (part 1)

2. Easy to Make Wafer Stick From Felt (part 2)

3. Make Delicious Chocolate Wafer Felt Rolls

MACARON :

1. Free Felt Food Pattern | macaron

Friday, December 4, 2015

Toples Flanel Dengan Hiasan Sulam Pita dan Sulam Benang

Toples plastik yang biasanya digunakan untuk tempat menyimpan kue-kue kering ternyata juga bisa dihias agar tampil menarik. Beberapa tahun yang lalu saya pernah membuat dua buah toples plastik berlapis kain flanel dan diberi hiasan dengan menggunakan sulam pita dan sulam benang pada bagian tutup toples. Sedangkan untuk bagian samping toples diberi hiasan berupa sulam benang saja. Masing-masing toples membutuhkan waktu pengerjaan sekitar satu minggu dikarenakan untuk membuat sulaman yang rapi memang diperlukan ketelitian dan tidak bisa dikerjakan dengan terburu-buru. Toples yang ada pada foto dibawah ini hanya saya buat masing-masing sebanyak satu buah saja. Jadi di dunia ini untuk masing-masing toples buatan saya seperti yang terlihat di dalam foto dibawah ini hanya ada satu-satunya saja. Setelah foto ini di-publish di blog ini mungkin saja orang akan menirunya, tetapi tidak akan bisa sama, bagaimanapun juga yang asli hasil pekerjaan tangan saya hanya ada satu-satunya saja di dunia ini, yaitu yang terdapat pada foto di bawah ini. Itulah uniknya hasil pekerjaan tangan (handmade) karena hasilnya tidak ada duanya.

Monday, November 30, 2015

Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas, Kain Perca, dan Aneka Gelang

Setelah beberapa kali saya membuat karya dengan menggunakan kaleng bekas untuk dibuat menjadi celengan dan beberapa macam tempat pensil yang tutorialnya dapat dilihat di sini, di sini, di sini dan di sini, saya pikir saya akan kehabisan ide. Tetapi ternyata tidak demikian karena tiba-tiba saja saya mendapatkan ide baru untuk membuat sebuah tempat pensil lagi, tetapi kali ini dengan cara mengkombinasikan antara kaleng bekas dan sehelai kain perca. Ide ini muncul setelah saya menemukan sehelai kain perca di rumah saya, sisa bahan dari membuat taplak meja; daripada kain perca itu dibuang lalu saya pikir-pikir 'bisa dibuat apakah kain perca ini?'  Kebetulan saya memiliki sebuah kaleng bekas ikan sarden. Kaleng ini sudah ada sejak lama, sudah saya bersihkan, dan sudah siap untuk dikreasikan menjadi suatu karya yang kreatif, menarik, dan tentunya juga bermanfaat. Tetapi karena ide kreatifnya belum muncul, jadi kalengnya masih saya biarkan saja. Nah! Setelah ada kain perca ini lalu saya pikir kalau kain perca ini memiliki lebar dan panjang kain yang cukup untuk dililitkan ke sekeliling kaleng. Lalu mulailah saya mencoba berkreasi dengan kain perca dan kaleng, sehingga jadilah sebuah Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas dan Kain Perca. Tempat pensil ini masih terlihat polos dan sederhana ketika baru selesai dibuat, sehingga perlu diberi hiasan agar terlihat lebih menarik. Untuk menghias tempat pensil ini saya menggunakan cara yang sangat praktis sekali yaitu dengan menggunakan aksesoris wanita berupa gelang-gelang tangan.  Disini saya ingin menunjukkan pada anda bahwa dengan bahan-bahan seadanya pun kita dapat berkreasi dan menghasilkan suatu karya yang menarik. Itulah yang disebut kreatif.

Untuk membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas, Kain Perca, dan Aneka Gelang ini bahan-bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

- Kaleng bekas yang telah dicuci bersih dan dijemur hingga kering

- Kain perca

- Gunting

- Lem UHU

- Lem double tape

- Aneka gelang bertali karet

Sedangkan mengenai cara membuatnya dapat anda lihat melalui foto-foto tutorial berikut ini :


Kain perca diukur dan digunting sesuai dengan ukuran kalengnya. Kalau saya mengukurnya dengan cara meletakkan kain perca pada kaleng (lihat contohnya pada foto diatas), lalu dilebihkan sedikit kain percanya (lihat arah yang ditunjukkan oleh tanda panah pada foto diatas).



Kain perca dilipat sedikit dan diberi lem supaya lipatannya melekat dan tidak terlepas. Untuk ini bisa digunakan lem UHU.



Lipat juga sisi yang lainnya dari kain perca tersebut. Beri lem supaya lipatannya menempel.



Hasilnya adalah seperti pada foto diatas.



Tempel ujung kain perca ke badan kaleng. Lalu lilitkan kain perca itu ke sekeliling kaleng sambil diberi lem supaya lilitan kain perca bisa menempel pada kaleng dan tidak terlepas.



Foto diatas adalah kaleng yang sudah selesai dilapisi dengan kain perca dan sudah bisa digunakan sebagai tempat pensil. Tetapi jika ingin tempat pensilnya terlihat lebih menarik maka kaleng itu harus diberi hiasan terlebih dahulu.

Saya menggunakan dua buah gelang tangan untuk menghias kaleng ini. Caranya mudah, kaleng yang sudah dilapisi dengan kain perca langsung saja dimasukkan ke dalam gelang. Lalu supaya gelang-gelangnya tidak melorot ke bawah maka gelangnya perlu diberi lem supaya gelang bisa menempel ke kaleng. Untuk itu sebaiknya menggunakan lem double tape supaya mudah dilepaskan jika sewaktu-waktu gelang akan dipakai lagi. 

Setelah kaleng dihias maka hasil akhirnya seperti yang terlihat pada foto di bawah ini :


Nah! Mudah sekali kan membuatnya? Silakan dicoba mempraktekkannya dan gunakanlah daya kreatifitas anda untuk menghias kaleng agar terlihat menarik. Jadikan contoh pada tutorial ini hanya sebagai sumber inspirasi saja, dan selanjutnya anda berkreasi sendiri sesuai dengan daya kreatifitas dan imajinasi anda. Manfaatkanlah benda-benda yang ada di sekitar anda untuk menghias kaleng. Jadi tidak harus dengan menggunakan gelang untuk menghias kaleng. Anda bebas mencari alternatif lain sebagai pengganti gelang. 

Thursday, November 26, 2015

[Origami] Cara Membuat Wadah Serbaguna Dari Kertas

Origami berasal dari bahasa Jepang yang terdiri dari dua kata yaitu ori yang berarti lipat, dan kami yang berarti kertas. Jadi origami adalah seni keterampilan melipat kertas menjadi berbagai bentuk, bisa berupa bentuk berbagai macam binatang (kelinci, kucing, rubah, ikan, dan lain-lain), bisa juga berbentuk benda-benda lainnya, misalnya berbentuk kotak, heart, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya mengenai sejarah origami dapat Anda baca di sini.

Tidak semua origami itu sulit membuatnya, ada juga origami yang mudah dibuat dan hasilnya juga dapat bermanfaat. Pada kesempatan ini saya akan menunjukkan cara membuat wadah serbaguna dari kertas yang proses pembuatannya sangat mudah sekali. Anda bisa menggunakan kertas apa saja (kertas khusus origami, kertas kalender, kertas koran, ataupun kertas majalah), yang penting kertasnya berbentuk persegi panjang dan cukup tebal sehingga tidak mudah robek. Wadah ini kalau sudah selesai dibuat dapat digunakan untuk tempat menaruh sampah rautan pensil, atau bisa juga untuk menaruh plastik bekas pembungkus permen. Wadah dari kertas ini bisa diletakkan di atas meja tulis ataupun meja belajar. Saya sudah membuat tutorialnya dalam bentuk video yang dapat Anda lihat di situs youtube .

Thursday, November 19, 2015

Puding Cokelat Rasa Pedas


Puding biasanya memiliki rasa manis, tetapi kali ini saya ingin membuat puding dengan rasa yang berbeda, yaitu rasa manis yang bercampur dengan rasa pedas. Hmm... seperti apa kira-kira rasanya yah? Sebaiknya anda coba saja membuatnya. Berikut ini adalah resep Puding Cokelat Rasa Pedas.

Bahan :
1 sachet agar-agar Swallow Globe warna cokelat
20 gram santan bubuk
850 ml air
1 sendok makan cokelat bubuk
200 gram gula pasir atau sesuai selera
1/2 sendok teh cabe bubuk atau sesuai selera

Cara membuat :
Siapkan sebuah panci alumunium, tuang semua bahan ke dalam panci, lalu aduk-aduk hingga tercampur rata. Setelah itu nyalakan kompor dan panaskan panci di atas kompor sambil adonannya diaduk-aduk hingga mendidih. Lalu tuang adonan ke dalam cetakan dan biarkan hingga dingin dan mengeras. 

Wednesday, November 18, 2015

Puding Santan Vanila Pandan


Kali ini saya membuat Puding Santan Vanila Pandan. Sebenarnya ini hanya puding biasa saja yang dibuat dengan menggunakan produk Agarasa rasa Vanila. Lalu divariasikan dengan menambahkan sedikit pasta pandan ke dalam adonannya sehingga pudingnya menjadi beraroma vanila pandan. Saya hanya menggunakan satu sachet Agarasa rasa Vanila yang kemudian dicampur dengan 20 gram santan bubuk, 900 ml air, dan 200 gram gula pasir atau sesuai selera, lalu dimasak seperti biasa. Kemudian tuang adonan putih itu ke dalam cetakan. Tuang sedikit saja, lalu sisa adonan diberi sedikit pasta pandan, kemudian dipanaskan lagi sambil diaduk-aduk hingga warna hijaunya tersebar merata dalam adonannya. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit air, lalu aduk hingga rata dan mendidih. Lalu tuang adonan hijau ke atas adonan putih dan biarkan hingga dingin dan mengeras. 
Nah! Cuma begitu saja cara membuatnya, sederhana dan tidak sulit. Rasa pudingnya juga enak karena menggunakan santan, tetapi jika tidak suka dengan santan maka santannya bisa diganti dengan 1 sachet susu kental manis warna putih. 

Thursday, November 12, 2015

Kue Apem Nasi


Kue apem ini sesuai dengan namanya 'Kue Apem Nasi' memang menggunakan  nasi sebagai salah satu bahan pembuatnya. Tetapi tentu saja menggunakan nasi yang baru matang, jadi bukan menggunakan nasi sisa ya... karena di rumah saya selalu memasak nasi dengan takaran yang pas sehingga tidak pernah ada kelebihan nasi. 
Tentu yang menjadi pertanyaan adalah mengapa menggunakan nasi sebagai salah satu bahan pembuat kue apem? Jawabannya adalah karena nasi bisa menggantikan tepung beras dalam pembuatan kue apem ini. Biasanya kue apem menggunakan tepung beras pada resepnya, tetapi jika tidak ada tepung beras maka bisa juga menggunakan nasi karena nasi juga sama-sama terbuat dari beras. Jadi, nasinya dihaluskan terlebih dahulu, bisa dengan cara diblender atau bisa juga dengan cara diulek seperti mengulek sambal. Setelah nasinya halus lalu dicampur dengan tepung terigu, gula pasir, ragi instant 'Fermipan', santan bubuk atau santan cair juga boleh, dan tambahkan pasta pandan secukupnya. Lalu tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata. Setelah itu tutup dengan serbet lembab dan biarkan selama kira-kira 40 menit. Setelah 40 menit, adonan dituang ke dalam cetakan yang telah diolesi dengan margarin atau minyak goreng. Lalu masukkan cetakan ke dalam kukusan dan kukus selama 25 menit atau hingga matang. Sebelumnya kukusan harus sudah dipanaskan terlebih dahulu dan tutup kukusan sebaiknya dilapisi dengan serbet untuk mencegah agar uap air tidak menetes ke atas adonan. 
Nah! Karena kue apem ini cuma hasil coba-coba ala kadarnya, jadi tidak ada perincian resepnya yaaa.... Sebab ketika saya mencampur bahan-bahannya pun tidak diukur dengan menggunakan alat timbangan tetapi hanya sekedar dikira-kira saja. Yang penting jumlah airnya jangan kebanyakan supaya adonan tidak menjadi terlalu encer. Adonan harus cukup kental tetapi tidak terlalu kental. Ini memang butuh pengalaman, tapi bagi anda yang sudah biasa membuat kue pasti bisa memperkirakan seberapa kentalnya adonan. 
Kue Apem Nasi ini adalah percobaan saya yang ketiga kalinya dan di percobaan ketiga inilah yang hasilnya cukup memuaskan. Teksturnya lembut dan rasanya juga enak, mungkin karena saya menggunakan santan dalam adonannya. 
Nah! Jika anda ingin mencoba membuat kue apem nasi, resepnya sudah banyak bertebaran di internet, tinggal dicari saja :) 

Sunday, October 11, 2015

Puding Santan Tape Singkong


Tape singkong selain enak jika dibuat menjadi cake tape singkong, ternyata juga enak jika dibuat menjadi puding, apalagi dengan ditambahkan santan yang membuat rasa pudingnya menjadi lezat gurih khas rasa santan. Tetapi kalau tidak suka puding santan maka santannya tinggal diganti saja dengan susu kental manis putih dengan takaran sesuai selera anda.

Satu resep ini bisa menghasilkan 12 buah puding. Saya menggunakan cetakan kue putu ayu untuk mencetak puding-puding ini. Berikut ini adalah resepnya.

Bahan :
1 sachet agar-agar bubuk Swallow Globe warna hijau
Tape singkong (beli Rp. 2.000,- saja di pasar tradisional)
200 gram gula pasir atau sesuai selera
1 sachet santan Kara kemasan 65 ml
800 ml air 
Pasta pandan secukupnya

Cara membuat :
1. Tape dicuci dengan air keran yang mengalir, buang serat kasarnya. Lalu tape diblender hingga halus. Sisihkan.

2. Siapkan sebuah panci. Masukkan agar-agar bubuk dan gula pasir ke dalam panci. Aduk rata. Tuang air dan santan ke dalam panci, beri sedikit pasta pandan lalu aduk-aduk hingga bubuk agar-agarnya larut dan tidak menggumpal. Masukkan tape singkong yang sudah diblender tadi ke dalam panci, lalu aduk rata. 

3. Nyalakan kompor, lalu masak semua bahan tadi hingga mendidih sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih, kecilkan api kompor dan terus aduk-aduk adonannya sampai dirasa cukup matang lalu matikan api kompor.

4. Tuang adonan ke dalam loyang atau cetakan puding dan biarkan hingga dingin dan mengeras, lalu keluarkan puding dari cetakannya dan puding pun siap disantap. 



Monday, October 5, 2015

Cake Nutrisari (Cake Rasa Jeruk)


Postingan pertama di awal bulan Oktober ini adalah "Cake Nutrisari" yaitu cake atau kue bolu dengan rasa jeruk yang mana rasa jeruknya ini menggunakan minuman serbuk merk Nutrisari yang dicampur ke dalam adonan kue. Mengenai rasanya tak perlu diragukan lagi karena sudah pasti rasa jeruk Nutrisari-nya berasa banget. Cake yang sebenarnya biasa-biasa saja menjadi luar biasa rasanya karena efek penambahan minuman serbuk Nutrisari ini yang membuat cake menjadi beraroma jeruk dan berasa jeruk pula. Cara membuatnya juga tidak terlalu sulit karena sebenarnya ini cake biasa, hanya saja ditambahkan minuman serbuk Nutrisari pada adonan cake. 
Resep cake Nutrisari bukan resep baru yah... karena resep cake Nutrisari ini sudah ada sejak lama sekali, sekitar tahun 1990-an memang sudah ada resep cake Nutrisari. Tetapi memang belum banyak orang yang mengetahui kalau ternyata minuman serbuk Nutrisari bisa dijadikan campuran untuk membuat kue. 
Nah! Kemarin saya membuat cake Nutrisari ini dan untunglah hasilnya sukses, kue bisa mengembang dan tidak bantat. Tekstur cake-nya lembut dengan rasa dan aroma khas jeruk Nutrisari. Warna cake yang nampak kuning jeruk juga memikat dan mengundang selera untuk menyantapnya. Jika Anda ingin mencoba membuat cake Nutrisari--berikut ini adalah resepnya :

Bahan :
100 gram tepung terigu
175 gram margarin (saya pakai margarin Royal Palmia), cairkan
125 gram gula pasir
4 butir telur
1 sachet minuman serbuk Nutrisari rasa jeruk

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu dengan minuman serbuk Nutrisari rasa jeruk. Aduk rata. Sisihkan.

2. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang. Gunakan mixer dengan kecepatan tinggi.

3. Setelah adonan mengembang lalu matikan mixer. Kemudian masukkan campuran tepung terigu dan minuman serbuk Nutrisari sedikit demi sedikit, nyalakan mixer dengan kecepatan rendah untuk mengaduk adonan hingga semua bahan tercampur rata.

4. Setelah tercampur rata lalu matikan mixer. Tuang margarin cair ke dalam adonan, aduk dengan menggunakan spatula. 

5. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 18 x 18 cm yang telah dioles dengan margarin dan ditaburi tepung terigu. Oven selama 30 menit atau hingga cake matang. Setelah matang biarkan cake dalam loyang hingga agak dingin, baru setelah itu cake dikeluarkan dari dalam loyang. 



Monday, September 21, 2015

Donat Mini (Donat Tanpa Telur)


Donat, siapa sih yang tidak tahu donat? Semua orang juga tahu apa itu donat, karena donat sudah menjadi makanan yang merakyat. Kita dapat menjumpai donat di berbagai lokasi penjualan dari mall hingga pasar tradisional, tentunya dengan harga dan kualitas yang berbeda antara donat yang dijual dengan harga mahal dengan donat yang dijual dengan harga murah. 

Nah! Hari ini saya mencoba membuat donat sendiri dengan memanfaatkan sisa terigu yang ada di rumah. Kebetulan saya punya sedikit terigu, tapi saya lupa menimbang beratnya, jadi tidak tahu berapa takaran terigu yang saya gunakan pada resep ini. Tapi kalau dikira-kira berat terigunya kurang dari 250 gram. Mungkin hanya sekitar 200 gram saja. 
Dengan terigu seadanya, saya mencoba membuat donat. Tadinya hendak dibuat bakpao, tetapi karena dulu sudah pernah membuat bakpao maka sekarang bikin donat saja. Resepnya hanya serba dikira-kira saja, maklumlah bahan-bahannya saja hanya seadanya saja. Nah! Ini resepnya :

Bahan :
+/- 200 gram tepung terigu 
1,5 sendok makan gula pasir
1 sendok makan margarin
1 sendok makan peres Fermipan
Air matang secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
1. Campur ragi instan Fermipan dengan 1,5 sendok makan air hangat. Aduk rata dan tunggu hingga ragi bereaksi. Tandanya bereaksi yaitu ragi akan mengental dan berbuih halus. Air yang digunakan jangan terlalu panas karena akan menyebabkan ragi menjadi mati dan tidak dapat digunakan.

2. Sambil menunggu raginya bereaksi, siapkan bahan-bahan lainnya. Tuang tepung terigu ke dalam wadah (baskom plastik), masukkan gula pasir, aduk-aduk pakai sendok supaya gula pasir tercampur rata dengan terigu. Tuang sedikit air matang, uleni pakai tangan. Menuang airnya harus sedikit-sedikit, sebab jika kebanyakan air maka adonan akan menjadi terlalu lembek. Lalu masukkan ragi ke dalam adonan. Uleni lagi pakai tangan hingga tercampur rata. Masukkan margarin, dan uleni lagi sambil dibanting-banting hingga adonan menjadi kalis dan tidak lengket lagi di tangan dan di baskom.

3. Adonan yang sudah kalis lalu dibulatkan dan taruh di tengah baskom. Tutup baskomnya dengan serbet basah (lembab) atau tutup dengan plastik wrap. Diamkan selama 45 menit. Setelah 45 menit, buka tutupnya lalu kempiskan adonan dengan menekannya pakai tangan seperti menonjok. Lalu tutup lagi baskomnya dengan serbet basah dan diamkan selama 15 menit. Setelah 15 menit buka tutup baskom dan bagi adonan menjadi beberapa bagian yang sama besarnya. Masing-masing bagian dibulatkan dan taruh di loyang yang sudah diolesi margarin. 

4. Siapkan wajan cekung (kuali), tuang minyak goreng secukupnya ke dalam wajan dan nyalakan kompornya. Ambil satu bulatan adonan, lubangi tengahnya dengan menggunakan jari telunjuk, lalu masukkan adonan ke dalam wajan dan goreng hingga salah satu sisinya matang. Balik dan goreng hingga matang di kedua sisinya. Angkat dan tiriskan. Lanjutkan menggoreng adonan berikutnya hingga selesai.

Resep ini menghasilkan 7 buah donat mini. Bentuk donatnya memang tidak menarik karena dibuat tanpa menggunakan cetakan dan bahan-bahannya pun seadanya saja. Tetapi yang penting saya berhasil membuat donat walaupun dengan bahan-bahan yang tidak lengkap, bahkan terigunya pun kurang dari seperempat kilo. Dan yang lebih penting lagi donatnya berhasil mengembang dan bisa dimakan walaupun tanpa memakai topping tetapi rasanya sudah cukup manis dan enak. 


Sunday, September 13, 2015

Kuwe Shanghi Kau


Ketika saya sedang melintas di Jalan Pancoran, Jakarta-Kota, saya melihat ada orang yang menjual beraneka macam kue di sisi kiri Jalan Pancoran (jika datang dari arah Glodok). Saya sempat mampir ke lapak kecilnya itu untuk sekedar melihat-lihat ada kue apa saja disana. Ternyata pedagang itu menjual kue sopia, ting-ting kacang, dan kue berbentuk persegi panjang yang dibungkus dengan kertas berwarna merah dengan tulisan berwarna kuning keemasan. Pada kemasan itu tertera namanya adalah "Kuwe Shanghi Kau" produksi perusahaan kue "Thay Hoeng."
Kue ini sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu dan tetap memiliki rasa yang sama alias tidak berubah walaupun jaman telah berubah. 


Kue ini ketika dimakan terasa ringan di mulut. Rasa manisnya hanya samar-samar saja. Sulit untuk dijelaskan secara mendetail mengenai rasanya. Anda harus mencobanya sendiri untuk mengetahui rasa kue ini. Saya berusaha mencari informasi mengenai resep dan cara membuat kue ini tetapi saya belum berhasil mendapatkan informasi yang dicari walaupun saya sudah melakukan  browsing di Google. Ada orang yang mengatakan kalau kue tersebut bernama  "Kue Satu", tetapi setahu saya bentuk, rasa, dan tekstur "Kue Satu" berbeda dengan kue yang ada di foto itu. Ada juga yang mengatakan kalau kue itu bernama "Kue Koyah" yang terbuat dari kacang hijau kupas dan ada campuran tepung berasnya. 
Apapun nama kue ini yang jelas kue ini enak :)

Friday, September 4, 2015

Apa Itu Caipo?

Tidak terasa sudah lama juga saya tidak meng-update blog ini. Kadang suka kehabisan ide atau kadang merasa jenuh atau bosan sehingga cukup lama tidak membuat postingan baru untuk blog ini. 

Baiklah untuk mengawali bulan September ini saya membuat postingan baru dengan judul Apa Itu Caipo? Mungkin anda masih bingung apa itu caipo? Seperti apakah caipo itu? Sebenarnya caipo (caipoh) adalah nama makanan yang terbuat dari sayur lobak yang telah diawetkan.  Selain caipo, ada juga tongcai. Kalau tongcai rasanya lebih asin daripada caipo dan lebih cocok untuk campuran dalam tumisan supaya rasa asinnya tidak terlalu terasa. Sedangkan caipo selain bisa dicampur dengan masakan lain, bisa juga langsung dimakan karena rasanya tidak terlalu asin, bahkan cenderung agak manis. Biasanya caipo dimakan bersama bubur, makanya ada istilah bubur caipo. Jadi caipo-nya diiris-iris dulu sebelum ditaburkan ke atas bubur. Caipo ini bentuknya memanjang, jadi harus diiris-iris dulu sebelum digunakan. Boleh juga tidak diiris, tergantung jenis masakannya apa.  Kalau ingin caipo terlihat jelas dalam masakan, ya gunakan caipo utuh tanpa diiris.  Jadi semuanya kembali pada selera memasak masing-masing oranglah... Nah! Selain untuk dimakan dengan bubur, caipo juga bisa dicampur dengan telur dadar.  Jadi sebelum telurnya didadar, masukkan dulu irisan caipo ke dalam telur, tambahkan garam secukupnya dan bahan-bahan lainnya (irisan bawang merah, bawang putih, cabe merah, atau bahan lainnya sesuai selera anda) lalu telur dikocok lepas, kemudian didadar hingga matang.  Bisa juga caipo dicampur dengan nasi goreng. Caranya sama seperti membuat nasi goreng biasa. Siapkan bumbu nasi goreng yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan cabe merah, lalu ditumis hingga harum. Kemudian masukkan bahan-bahan pelengkap nasi goreng, misalnya bakso, orak-arik telur, sosis, dan sekalian caipo dimasukkan ke wajan. Lalu masukkan nasinya, dan jangan lupa diberi garam secukupnya, kecap manis, kecap asin, kecap ikan atau bumbu lainnya sesuai selera anda. Kalau mau praktis pakai saja bumbu nasi goreng instan.

Lalu berapa harga caipo? Saya membeli caipo yang ada di dalam foto itu seharga Rp.4.000,- per bungkus di salah satu pasar tradisional di Jakarta (tahun 2015). Sayangnya caipo itu tidak memiliki merk dan tidak tercantum berapa berat bersihnya. Tetapi isinya cukup lumayan banyak dan bisa untuk beberapa kali memasak.

Tuesday, August 25, 2015

Resep : Cara Membuat Seblak Mie


Saya mengetahui makanan bernama seblak ini dari sebuah grup masak-memasak yang terdapat di Facebook. Setelah saya simak resep-resep seblak yang berseliweran di grup, lalu saya memutuskan untuk mencoba membuat seblak mie versi saya sendiri dengan bahan-bahan seadanya saja.
Kalau menurut resep seblak yang saya temukan dari hasil browsing di Google, seblak menggunakan kerupuk mentah yang kemudian direbus hingga kerupuk menjadi matang dan lunak. Tetapi karena saya tidak memiliki kerupuk mentah, jadi saya menggunakan kerupuk matang (kerupuk yang sudah digoreng). Prinsipnya dalam mencoba membuat seblak ini adalah -- tak ada rotan, akar pun jadi -- yang maksudnya adalah bila tak ada kerupuk mentah, pakai kerupuk matang pun tidak apa-apa. 

Berikut ini adalah resep seblak mie versi saya :

Bahan :
- Mie telur 75 gram (rebus dan tiriskan)
- Kerupuk putih (saya pakai kerupuk yang sudah digoreng)
- Sawi hijau secukupnya, cuci bersih dan potong-potong
- air matang secukupnya
- kecap manis secukupnya

Bumbu halus :
- 4 buah cabe merah keriting
- 4 buah cabe rawit merah
- 2 butir bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 1 butir kemiri
- kencur, kira-kira seujung jari
- garam secukupnya
- gula pasir secukupnya

Cara membuat :
1. Panaskan minyak goreng di wajan. Tumis bumbu halus hingga harum.

2. Masukkan sawi hijau yang sudah dipotong-potong ke dalam wajan. Masukkan mie, kerupuk, dan air matang secukupnya. Tambahkan kecap manis, lalu aduk-aduk hingga semuanya tercampur rata. Masak hingga air menyusut.

3. Seblak mie siap dihidangkan.

Catatan : Seblak mie bisa ditambahkan bahan-bahan lainnya, misalnya : telur, sosis, bakso, dan lain-lain sesuai selera anda. Jumlah cabe yang digunakan juga bisa disesuaikan dengan selera anda, jadi tidak perlu berpatokan pada takaran yang ada di resep ini karena resep ini dibuat berdasarkan selera saya.

Saturday, August 8, 2015

Cara Membuat Bookmark, Bros, dan Aksesoris Rambut Dari Kain Flanel

Tutorial kali ini tentang cara membuat bookmark, bros, dan aksesoris rambut dari kain flanel yang dibentuk menjadi kincir angin / baling-baling. Modelnya sederhana dan mudah membuatnya tetapi hasilnya dapat diaplikasikan menjadi beberapa kegunaan, diantaranya adalah sebagai bookmark atau pembatas buku, bros, dan juga sebagai aksesoris rambut (hiasan pada karet pengikat rambut).
Silahkan dilihat tutorial dalam video berikut ini :


Sunday, July 19, 2015

Cara Memotret Kue


Gambar screenshot di atas memperlihatkan sebuah foto yang di-upload pada hari Minggu (19 Juli 2015) oleh seseorang ke sebuah grup di Facebook yang bernama grup "Resep kue, masakan dan minunan." 
Kuenya terlihat biasa-biasa saja, tidak ada istimewanya. Yang membuat foto itu nampak "istimewa" adalah adanya penampakkan jari-jari kaki yang begitu dekat sekali dengan kuenya. Bahkan sepertinya jempol kakinya itu bersentuhan dengan kue. Dengan melihat foto itu kita bisa langsung tahu kalau kue itu diletakkan di lantai. Ini bukan cara yang benar untuk memotret kue ataupun makanan lainnya. Seharusnya makanan diletakkan di atas meja. Jika terpaksa diletakkan di lantai maka lantainya harus dialasi dulu dengan kain yang bersih dan lebar agar bentuk kotak-kotak lantainya tidak ikut terfoto. Jika makanan diletakkan dibangku maka bangkunya pun harus ditutupi dulu dengan sehelai kain yang bersih, tetapi jangan menggunakan kain gendongan bayi ataupun kain sarung karena jadi terkesan jorok. Kembali pada foto di atas, dengan melihat foto itu saya lalu berpikir "kenapa orang yang membuat dan meng-upload foto itu tidak mengecek dulu hasil fotonya sebelum di-upload ke media sosial?"
Kemungkinannya karena orang itu tidak teliti dan ceroboh, terlalu ingin cepat-cepat membuat foto kue lalu meng-upload foto kuenya ke media sosial agar mendapatkan apresiasi dari orang-orang berupa like dan komentar. Seharusnya jika memotret apapun (makanan, orang, pemandangan, dll.) pemotretan dilakukan lebih dari satu kali. Tidak ada batasan harus berapa kali memotretnya, sebanyak-banyaknya tak apa supaya nantinya bisa dipilih foto mana yang terbaik dan pantas untuk di-upload ke media sosial. Setiap selesai memotret harus langsung dilihat hasil pemotretannya agar langsung ketahuan jika ada kesalahan dalam pemotretan sebelumnya. Ulangi lagi pemotretan sampai didapatkan hasil foto yang memuaskan. Jika hasil foto agak gelap sebaiknya dicerahkan dulu fotonya dengan menggunakan aplikasi untuk mengedit foto. 
Dan yang terpenting adalah memeriksa dulu foto sebelum di-upload ke media sosial. Pikirkan dulu apakah pantas jika jempol kaki begitu dekatnya dengan kue. Bukankah kue untuk dimakan (dimasukkan ke dalam mulut), sedangkan kaki untuk berjalan (menginjak lantai dan jalanan).  

Saturday, July 18, 2015

Felt Maneki Neko


Hasil percobaan saya membuat Maneki Neko (lucky cat, kucing keberuntungan) dari kain flanel. Proses pembuatannya rumit sekali, jadi tidak saya buatkan tutorialnya.

Wednesday, July 15, 2015

Cara Membuat Bookmark (Pembatas Buku) Dari Kain Flanel Dan Aksesoris Bekas

Bookmark berasal dari bahasa Inggris, kalau bahasa Indonesia-nya adalah pembatas buku. Gunanya pembatas buku adalah untuk menandai halaman buku yang sedang dibaca. Jadi jika misalnya anda sedang membaca sebuah buku, lalu anda merasa lelah dan ingin istirahat dulu, maka anda bisa menggunakan pembatas buku untuk menandai sampai di halaman berapa buku itu sudah anda baca. Supaya jika anda mau melanjutkan membaca tidak bingung mencari halaman buku untuk melanjutkan membaca. Cara menggunakan pembatas buku yaitu dengan menyelipkan atau menyisipkan pembatas buku pada halaman buku. Biasanya pembatas buku dibuat dari secarik kertas atau sehelai pita. Tetapi bisa juga pembatas buku dibuat dari karton, kain, atau bahkan dari bunga dan daun yang dikeringkan lalu dilaminasi atau biasa orang bilang dipres plastik.
Pada tutorial kali ini saya membuat pembatas buku dari bahan kain flanel yang diberi hiasan pada ujungnya dengan memanfaatkan aksesoris bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Misalnya anda memiliki sepasang anting-anting, tetapi suatu ketika anting anda anda hilang sebelah, mungkin karena antingnya jatuh di jalan atau mungkin salah taruh lalu hilang sebelah. Lalu anting yang tertinggal hanya sebelah, dipakai tidak bisa karena cuma sebelah, tetapi dibuang pun sayang. Nah! Jika anda menghadapi situasi seperti itu jangan bingung lagi karena ada solusinya, yaitu dengan memanfaatkan anting yang cuma sebelah itu untuk dijadikan hiasan pembatas buku. Hasilnya adalah pembatas buku yang bagus dan unik. Selain anting, anda juga bisa memanfaatkan bandul kalung untuk menghias pembatas buku dari kain flanel ini.
Tutorial saya buat dalam bentuk video slide yang sudah saya upload ke youtube.


Monday, July 13, 2015

Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas

Tutorial kali ini tentang Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas. Ada tiga video tutorial yang semuanya berupa video slide yang saya buat mengenai Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas.
Di video yang pertama, kaleng dihias dengan menggunakan kantong plastik kresek yang digunting-gunting menjadi rumbai-rumbai, lalu dililitkan ke sekeliling kaleng. Video kedua, kaleng dihias dengan menggunakan tali plastik atau biasa disebut juga dengan tali rafia. Sedangkan di video ketiga, kaleng dihias dengan kertas bekas brosur atau kertas bekas majalah bekas. Dari tiga cara itu semuanya dapat menghasilkan tempat pensil dengan penampilan yang indah dan menarik. Yang penting kreatif dan imajinatif, maka barang-barang yang tak terpakai pun dapat diubah menjadi sesuatu yang menarik dan berguna. Kaleng yang saya gunakan di tutorial ini adalah kaleng bekas sarden (kaleng sarden kemasan paling kecil) karena ukuran kalengnya sesuai untuk dibuat menjadi tempat pensil. Selain itu kaleng sarden juga lebih kokoh dan lebih kuat daripada kaleng minuman soft drink.  Maka saya menggunakan kaleng bekas sarden untuk membuat tutorial ini. Walaupun disebut sebagai kaleng bekas tetapi bukan berarti kaleng yang sudah dibuang ke tempat sampah. Anda salah jika mengartikan demikian. Untuk mendapatkan kaleng ini saya membeli dulu produknya, setelah produknya dikonsumsi lalu kalengnya dicuci bersih dengan menggunakan sabun deterjen lalu dijemur selama beberapa hari hingga bau sarden pada kaleng benar-benar hilang. Jika masih tercium bau sarden maka kaleng harus dicuci ulang dan dijemur lagi hingga bau sardennya benar-benar hilang, barulah kaleng siap untuk dihias agar dapat digunakan sebagai tempat pensil. Kaleng bekas sarden selain dapat dibuat menjadi tempat pensil, juga dapat dibuat menjadi sebuah celengan yang unik dan menarik.
Oke, berikut ini adalah tiga video tutorial tentang Cara Membuat Tempat Pensil Dari Kaleng Bekas.









Sunday, July 12, 2015

Punya Blog Dengan Konten Hasil Copy Paste Kok Bangga Sih??? (Bagian ke-6)

Dalam sehari ini (Minggu, 12 Juli 2015) saya menemukan ada dua blog yang meng-copas  tutorial dari blog saya. Blog copas  yang pertama ditemukan hari ini sudah saya posting di sini.
Blog copas  kedua adalah ---> http://lundergrazz-cm.blogspot.com/2014/08/kerajinan-dari-sabun-dan-hiasan-bunga.html --- yang meng-copas  tutorial saya yang berjudul Cara Membuat Keranjang Bunga Dari Sabun.

Berikut ini adalah screenshot blog copas tersebut :
































Pada bagian akhir dari postingan itu si tukang copas menulis "Itulah pembahasan artikel saya tentang Kerajinan dari sabun dan hiasan bunga", padahal itu tutorial adalah karya saya yang sudah saya posting di blog saya sejak tahun 2011, sedangkan lundergrazz.blogspot.com memposting tutorial itu pada tahun 2014. Berarti sekitar tiga tahun setelah saya memposting tutorial itu di blog ini. Tetapi oleh si tukang copas dianggapnya sebagai karya dia sendiri. Sudah mencuri tutorial milik orang lain, lalu mengklaim pula sebagai karyanya. Benar-benar perbuatan yang mencerminkan sikap tidak tahu malu. Tukang copas memang adalah orang-orang yang pemalas, tidak mampu membuat konten originalnya sendiri, berjiwa pencuri dan penipu. 

Punya Blog Dengan Konten Hasil Copy Paste Kok Bangga Sih??? (Bagian ke-5)

Hari ini, Minggu 12 Juli 2015 saya menemukan ada karya saya lagi yang telah di-copas oleh blog lain yaitu blog http://putlockerfreewatchmovieonline.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-kerajinan-dari-sabun-dan.html
Tutorial yang di-copas berasal dari karya saya yang ada disini. Saya telah memposting tutorial itu sejak tahun 2011, sedangkan dia memposting tutorial yang sama pada tahun 2013.

Berikut ini adalah screenshot dari blog yang meng-copas tutorial karya saya :










































Pada bagian akhir dari postingan itu si tukang copas mencantumkan kalimat-kalimat yang menyatakan bahwa karya itu adalah hasil percobaan dia (padahal itu adalah karya saya yang dia copas dari blog saya). Bahkan dia tambahkan embel-embel "No Copas" padahal dari tahun postingan jelas ketahuan bahwa saya yang terlebih dahulu memposting pada tahun 2011, sedangkan dia memposting ulang tutorial karya saya itu pada tahun 2013. 
Di bawah ini adalah screenshot-nya :


Anehnya si tukang copas mengatakan agar "Sebaiknya ilmu anda jangan dipendam. Walaupun itu hak milik anda. Berbagilah." 
Lho memangnya siapa yang memendam ilmu? Kalau saya memendam ilmu saya maka tidak akan ada blog saya ini! Dan tidak akan ada tutorial yang dia copas itu! Justru dia bisa mencuri tutorial itu karena saya memposting tutorial itu di blog saya. Jadi siapa yang memendam ilmu? Dari kalimatnya itu kesannya seolah-olah saya memendam ilmu saya.  Padahal saya sudah memposting tutorial itu sejak tahun 2011 !!! Jauh sebelum si tukang copas itu mengoceh tidak karuan seperti itu. 
Lalu ada lagi kalimat yang dibuat oleh si tukang copas yang kalimatnya begini : "Apabila anda mau copas silahkan. Dengan baik hati."
Padahal Google sangat membenci blog copas, jadi jelas dia itu memang berniat jahat!