Showing posts with label makanan ringan. Show all posts
Showing posts with label makanan ringan. Show all posts

Friday, August 18, 2017

Kue Kering Royco Sticks

Late post. Sebenarnya sudah agak lama juga saya membuat kue kering Royco Sticks ini tapi baru sempat diposting sekarang. Royco Sticks sebenarnya bukan resep baru karena sejak tahun 90-an juga sudah ada kue kering Royco Sticks. Tapi resep saya yang tahun 90-an itu sudah hilang, lalu saya mencari resep Royco Sticks di internet dengan bantuan google, ada sih ada resepnya tapi takaran bahan-bahannya kok banyak sekali, jadi saya bikin setengah resep saja. Dan akhirnya jadi juga kue kering Royco Sticks ini.

Thursday, January 19, 2017

Pastel Goreng Alakadarnya



 Disebut pastel goreng alakadarnya karena memang dibuat dengan bahan-bahan seadanya saja. Maklumlah ini baru percobaan pertama saya dalam membuat pastel. Sebenarnya agak malas membuat adonan kulit pastel dan membentuknya menjadi pastel, makanya saya menunda-nunda keinginan untuk membuat pastel. Tetapi karena kebetulan di rumah saya ada bihun, tepung terigu, minyak goreng, dan kentang lalu saya coba-coba membuat pastel goreng. Resep untuk membuat pastel goreng sangat banyak sekali di internet, sampai bingung mau pakai resep yang mana. Tetapi setelah saya baca-baca resepnya dan saya banding-bandingkan resep yang satu dengan yang lainnya, lalu saya simpulkan bahwa bahan utama untuk membuat kulit pastel sebenarnya cuma tepung terigu, air, garam secukupnya, dan margarin (bisa dicampur atau diganti dengan minyak goreng). Ada juga yang menambahkan telur ke dalam adonan kulit pastel supaya rasanya menjadi lebih enak. Takaran bahan pembuat kulit pastel memang berbeda-beda antara resep yang satu dengan yang lainnya, tetapi setelah saya pelajari ternyata yang terpenting adalah adonannya harus diuleni sampai kalis (tidak lengket di tangan). Sedangkan bahan untuk membuat isian pastel bisa terdiri dari apa saja sesuai selera pembuatnya. Namun umumnya pastel berisi bihun dan ragout. Setelah saya memahami inti dari resep-resep yang saya baca di internet lalu saya mencoba mempraktekkan cara membuat kulit pastel dengan takaran bahan suka-suka saya saja yang artinya saya tidak menuruti takaran yang tercantum di resep. Saya menggunakan lima sendok makan munjung tepung terigu, garam secukupnya, minyak goreng, dan air matang secukupnya juga . Secukupnya itu seberapa? Ya dikira-kira saja yang penting sampai adonannya bisa kalis alias tidak lengket lagi di tangan. Jadi menuang air dan minyak gorengnya harus sedikit-sedikit sambil terus diuleni hingga kalis. Kalau adonan sudah kalis, lalu ambil sedikit adonan dan ditipiskan (digiling), kemudian dicetak pakai cetakan bundar atau bisa juga pakai mangkuk kecil. Taruh bahan isian pastel di tengah kulit pastel, lalu lipat kulit pastelnya dan rekatkan pinggiran kulit pastel dengan cara ditekan-tekan pakai jempol dan jari telunjuk. Kemudian pinggiran kulit pastel dipelintir-pelintir supaya membentuk lipitan-lipitan yang menjadi ciri khas pastel goreng. Setelah itu pastel digoreng dengan api sedang hingga kulit pastel berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Cuma begitu saja ternyata membuat pastel goreng, awalnya saya kira sulit tapi ternyata ya memang sulit terutama saat menipiskan adonannya tapi untung berhasil juga saya membuat pastel goreng. Penampilan kulit pastelnya memang masih belum rapi tetapi yang terpenting pastelnya jadi, bisa dimakan, dan enak pula rasanya. Tetapi memang ribet membuat pastel goreng, sekitar empat jam saya membuat pastel goreng dari membuat bahan isian pastel, membuat kulit pastel, membentuknya menjadi pastel hingga menggoreng pastelnya. 

Sunday, November 6, 2016

Cara Membuat Singkong Goreng Yang Enak, Empuk, dan Gurih

     Tidak terasa ternyata sudah agak lama juga saya tidak membuat postingan baru untuk blog ini. Memang beginilah kalau mengandalkan original content alias tidak copas (copy paste) artikel dari blog lain. Terkadang memang suka kehabisan ide, atau tidak ada waktu untuk menulis artikel. Beda banget dengan para blogger yang mengandalkan copy paste, biasanya mereka tidak pernah kehabisan ide, blognya selalu update dan penuh dengan artikel-artikel menarik. Ya tentu saja blog mereka bisa seperti itu karena mereka tidak perlu mikir dan tidak perlu bersusah-payah membuat artikel, mereka tinggal copy paste alias mencuri artikel dari blog-blog lain. Tetapi apa yang bisa dibanggakan dari blog hasil copas? Isinya cuma berisi karya-karya milik orang lain. Masih mending jarang posting tetapi sekalinya posting menampilkan hasil karya sendiri :)

     Karya saya kali ini bukan tentang kerajinan tangan tetapi tentang cara membuat singkong goreng yang enak, empuk, dan gurih. Seperti yang kita tahu singkong adalah bahan makanan yang harganya murah dan banyak dijual di pasar-pasar tradisional sehingga tidak sulit untuk mencari singkong mentah. Singkong yang sudah digoreng juga biasa dijual di tukang gorengan  bersama dengan tahu goreng, tempe goreng, pisang goreng, ubi goreng, bakwan, cireng, dan risol. Tetapi singkong goreng yang dijual di tukang gorengan  memiliki rasa yang biasa-biasa saja karena umumnya sebelum digoreng singkongnya hanya direndam dalam air garam saja, sehingga rasa singkong gorengnya tidak gurih karena tidak menggunakan bumbu-bumbu penyedap. Di resep saya ini singkong direbus dulu bersama dengan bumbu halus yang bertujuan supaya singkongnya menjadi empuk dan bumbunya meresep ke dalam singkong.  Berikut ini adalah resepnya yah.... :

Bahan :
singkong (jumlahnya terserah berapa banyaknya), cuci dengan air mengalir untuk membersihkan tanah yang menempel di kulit singkong. Lalu singkong dikupas, cuci bersih dengan air  mengalir, potong-potong sesuai selera, rendam dalam air garam. Setelah selesai memotong-motong singkongnya lalu buang air bekas rendaman singkongnya. Boleh dicuci lagi kalau merasa kurang bersih singkongnya. Jadi terserah yang mau bikin singkong gorengnya mau mencuci singkongnya berapa kali, pokoknya yang penting singkongnya harus benar-benar bersih karena ini kan nantinya untuk dimakan.

Bumbu halus :
- bawang putih secukupnya
- garam secukupnya
- ketumbar secukupnya
(semua bahan-bahan itu diulek sampai halus)

Bahan lainnya :
- santan (saya pakai satu sachet santan cair merk Kara kemasan 65 ml). Penggunaan santan tidak harus sama dengan resep saya, tetapi disesuaikan saja dengan berapa banyak singkong yang akan anda buat.
- minyak goreng secukupnya (untuk menggoreng singkong)

Cara membuat :
1. Siapkan air dalam panci. Banyaknya air dikira-kira saja (disesuaikan dengan berapa banyak singkong yang akan direbus, dan seberapa besar ukuran panci anda). Tuang santan dan bumbu halus ke dalam panci. Aduk rata. Masukkan singkong ke dalam panci. Lalu panaskan panci diatas kompor hingga airnya mendidih, kemudian kecilkan apinya (dimasak dengan api sedang) hingga singkongnya empuk dan agak merekah. Jangan terlalu lama merebusnya karena singkong akan menjadi terlalu lembek dan hancur. Setelah singkongnya empuk, matikan kompornya. Biarkan singkong dalam panci hingga agak hangat baru kemudian singkong ditiriskan. Sisa air rebusannya jika masih cukup banyak bisa digunakan untuk merebus tahu atau tempe sebelum digoreng.

2. Panaskan minyak goreng di wajan cekung. Goreng singkong dalam minyak panas hingga warna singkong menjadi kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

3. Singkong goreng siap dihidangkan. Enak dicocol dengan sambal terasi atau dimakan dengan cabe rawit utuh.

Nah! Begitulah resep singkong goreng versi selera saya. Tentu tiap orang memiliki selera dan cara yang berbeda dalam mengolah bahan makanan, tetapi kalau saya suka dengan resep ini karena rasa singkong gorengnya enak, empuk, dan gurih karena menggunakan santan dan bumbu-bumbu penyedap.

Saturday, April 2, 2016

Brownies 'Nutrijell'


Hari ini saya bereksperimen di dapur dengan bahan-bahan seadanya saja dan mencoba membuat kue brownies tanpa panduan resep. Wah! Kok bisa? Yah namanya juga coba-coba, untunglah jadi juga nih browniesnya. Rasanya enak juga sih... rasa cokelatnya berasa banget... 
Jadi awal mulanya saya membuat brownies ini karena saya melihat di internet ada resep kue kering Nutrijell dan juga kue bolu Nutrijell. Kemudian saya berpikir kalau Nutrijell bisa dibuat menjadi kue kering dan kue bolu (cake) berarti mungkin bisa juga kalau Nutrijell dibuat menjadi kue brownies?! Setelah saya pikir-pikir lalu saya berkesimpulan bahwa Nutrijell pasti bisa dibuat menjadi kue brownies! Saya berpendapat demikian karena saya pikir kalau Nutrijell bisa dibuat menjadi kue kering dan kue bolu, masa sih tidak bisa dibuat menjadi brownies? Sedangkan cara membuat bolu dan brownies kan hampir sama saja, hanya beda takaran bahan-bahan pembuatnya saja. 
Kebetulan saya punya sebungkus Nutrijell cokelat di rumah dan dua butir telur ayam. Lalu saya memeriksa ketersediaan bahan-bahan lainnya di rumah, seperti tepung terigu, gula pasir, dan margarin. Untunglah semuanya ada walaupun tepung terigunya tinggal sedikit tapi rasanya masih cukup untuk membuat kue brownies ini. Langsung saya coba deh bikin brownies Nutrijell dengan bahan-bahan seadanya saja. Saya hanya punya dua butir telur ayam tetapi itu sudah cukup untuk membuat kue brownies karena kue brownies memang hasil jadinya tidak tinggi seperti kue bolu (cake). Kue brownies memang mirip dengan kue bantat tetapi rasanya beda dengan kue bantat. Kalau kue bantat rasanya tidak enak karena kue bantat adalah kue yang gagal jadi, sedangkan kue brownies rasanya enak karena kue brownies hanya penampilannya saja yang mirip kue bantat tetapi rasanya enak dan tekstur kuenya bagus. 
Ketika membuat kue brownies Nutrijell ini saya tidak menggunakan resep apapun juga. Jadi takaran bahan-bahannya hanya dikira-kira saja. Misalnya gula pasir saya pakai 10 sendok sup (munjung). Tepung terigu 4 sendok makan (munjung). Nutrijell cokelat 1 bungkus. Margarin 'Blue Band' tidak pakai takaran sendok tapi langsung saja margarinnya saya pencet keluar dari kemasan sachetnya, banyaknya seberapa ya cuma dikira-kira saja berdasarkan pengalaman saya beberapa kali bikin kue bolu. Lalu margarinnya saya lumerkan dulu. Sedangkan telur dan gula pasir dikocok sampai mengembang. Lalu masukkan campuran tepung terigu, cokelat bubuk, dan Nutrijell cokelat ke dalam adonan tadi, aduk-aduk hingga tercampur rata. Lalu masukkan margarin cair, aduk rata. Supaya browniesnya enak saya tambahkan setengah sendok teh rhum, aduk rata. Lalu tuang adonan ke dalam loyang yang telah diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu. Oven hingga matang kira-kira 30 menit atau lebih (tergantung api dan oven masing-masing). 
Setelah matang sebaiknya dibiarkan dulu di dalam loyang sambil diangin-anginkan hingga dingin. Setelah dingin barulah kue brownies dikeluarkan dari dalam loyangnya dan dipotong-potong sesuai selera. 
Berdasarkan resep dengan takaran yang serba dikira-kira itu ternyata bisa juga menghasilkan kue brownies yang enak walaupun rasanya agak kemanisan, berarti lain kali gula pasirnya harus dikurangi. Lalu tepung terigu sepertinya harus ditambah supaya kue browniesnya tidak terlalu lemas. Berarti harus membuat percobaan lagi jika ingin mendapatkan hasil yang memuaskan, tapi itu lain kali sajalah... yang penting rasa penasaran sudah terjawab dengan keberhasilan membuat kue brownies dengan menggunakan Nutrijell. 

Thursday, November 19, 2015

Puding Cokelat Rasa Pedas


Puding biasanya memiliki rasa manis, tetapi kali ini saya ingin membuat puding dengan rasa yang berbeda, yaitu rasa manis yang bercampur dengan rasa pedas. Hmm... seperti apa kira-kira rasanya yah? Sebaiknya anda coba saja membuatnya. Berikut ini adalah resep Puding Cokelat Rasa Pedas.

Bahan :
1 sachet agar-agar Swallow Globe warna cokelat
20 gram santan bubuk
850 ml air
1 sendok makan cokelat bubuk
200 gram gula pasir atau sesuai selera
1/2 sendok teh cabe bubuk atau sesuai selera

Cara membuat :
Siapkan sebuah panci alumunium, tuang semua bahan ke dalam panci, lalu aduk-aduk hingga tercampur rata. Setelah itu nyalakan kompor dan panaskan panci di atas kompor sambil adonannya diaduk-aduk hingga mendidih. Lalu tuang adonan ke dalam cetakan dan biarkan hingga dingin dan mengeras. 

Wednesday, November 18, 2015

Puding Santan Vanila Pandan


Kali ini saya membuat Puding Santan Vanila Pandan. Sebenarnya ini hanya puding biasa saja yang dibuat dengan menggunakan produk Agarasa rasa Vanila. Lalu divariasikan dengan menambahkan sedikit pasta pandan ke dalam adonannya sehingga pudingnya menjadi beraroma vanila pandan. Saya hanya menggunakan satu sachet Agarasa rasa Vanila yang kemudian dicampur dengan 20 gram santan bubuk, 900 ml air, dan 200 gram gula pasir atau sesuai selera, lalu dimasak seperti biasa. Kemudian tuang adonan putih itu ke dalam cetakan. Tuang sedikit saja, lalu sisa adonan diberi sedikit pasta pandan, kemudian dipanaskan lagi sambil diaduk-aduk hingga warna hijaunya tersebar merata dalam adonannya. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit air, lalu aduk hingga rata dan mendidih. Lalu tuang adonan hijau ke atas adonan putih dan biarkan hingga dingin dan mengeras. 
Nah! Cuma begitu saja cara membuatnya, sederhana dan tidak sulit. Rasa pudingnya juga enak karena menggunakan santan, tetapi jika tidak suka dengan santan maka santannya bisa diganti dengan 1 sachet susu kental manis warna putih. 

Thursday, November 12, 2015

Kue Apem Nasi


Kue apem ini sesuai dengan namanya 'Kue Apem Nasi' memang menggunakan  nasi sebagai salah satu bahan pembuatnya. Tetapi tentu saja menggunakan nasi yang baru matang, jadi bukan menggunakan nasi sisa ya... karena di rumah saya selalu memasak nasi dengan takaran yang pas sehingga tidak pernah ada kelebihan nasi. 
Tentu yang menjadi pertanyaan adalah mengapa menggunakan nasi sebagai salah satu bahan pembuat kue apem? Jawabannya adalah karena nasi bisa menggantikan tepung beras dalam pembuatan kue apem ini. Biasanya kue apem menggunakan tepung beras pada resepnya, tetapi jika tidak ada tepung beras maka bisa juga menggunakan nasi karena nasi juga sama-sama terbuat dari beras. Jadi, nasinya dihaluskan terlebih dahulu, bisa dengan cara diblender atau bisa juga dengan cara diulek seperti mengulek sambal. Setelah nasinya halus lalu dicampur dengan tepung terigu, gula pasir, ragi instant 'Fermipan', santan bubuk atau santan cair juga boleh, dan tambahkan pasta pandan secukupnya. Lalu tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata. Setelah itu tutup dengan serbet lembab dan biarkan selama kira-kira 40 menit. Setelah 40 menit, adonan dituang ke dalam cetakan yang telah diolesi dengan margarin atau minyak goreng. Lalu masukkan cetakan ke dalam kukusan dan kukus selama 25 menit atau hingga matang. Sebelumnya kukusan harus sudah dipanaskan terlebih dahulu dan tutup kukusan sebaiknya dilapisi dengan serbet untuk mencegah agar uap air tidak menetes ke atas adonan. 
Nah! Karena kue apem ini cuma hasil coba-coba ala kadarnya, jadi tidak ada perincian resepnya yaaa.... Sebab ketika saya mencampur bahan-bahannya pun tidak diukur dengan menggunakan alat timbangan tetapi hanya sekedar dikira-kira saja. Yang penting jumlah airnya jangan kebanyakan supaya adonan tidak menjadi terlalu encer. Adonan harus cukup kental tetapi tidak terlalu kental. Ini memang butuh pengalaman, tapi bagi anda yang sudah biasa membuat kue pasti bisa memperkirakan seberapa kentalnya adonan. 
Kue Apem Nasi ini adalah percobaan saya yang ketiga kalinya dan di percobaan ketiga inilah yang hasilnya cukup memuaskan. Teksturnya lembut dan rasanya juga enak, mungkin karena saya menggunakan santan dalam adonannya. 
Nah! Jika anda ingin mencoba membuat kue apem nasi, resepnya sudah banyak bertebaran di internet, tinggal dicari saja :) 

Sunday, October 11, 2015

Puding Santan Tape Singkong


Tape singkong selain enak jika dibuat menjadi cake tape singkong, ternyata juga enak jika dibuat menjadi puding, apalagi dengan ditambahkan santan yang membuat rasa pudingnya menjadi lezat gurih khas rasa santan. Tetapi kalau tidak suka puding santan maka santannya tinggal diganti saja dengan susu kental manis putih dengan takaran sesuai selera anda.

Satu resep ini bisa menghasilkan 12 buah puding. Saya menggunakan cetakan kue putu ayu untuk mencetak puding-puding ini. Berikut ini adalah resepnya.

Bahan :
1 sachet agar-agar bubuk Swallow Globe warna hijau
Tape singkong (beli Rp. 2.000,- saja di pasar tradisional)
200 gram gula pasir atau sesuai selera
1 sachet santan Kara kemasan 65 ml
800 ml air 
Pasta pandan secukupnya

Cara membuat :
1. Tape dicuci dengan air keran yang mengalir, buang serat kasarnya. Lalu tape diblender hingga halus. Sisihkan.

2. Siapkan sebuah panci. Masukkan agar-agar bubuk dan gula pasir ke dalam panci. Aduk rata. Tuang air dan santan ke dalam panci, beri sedikit pasta pandan lalu aduk-aduk hingga bubuk agar-agarnya larut dan tidak menggumpal. Masukkan tape singkong yang sudah diblender tadi ke dalam panci, lalu aduk rata. 

3. Nyalakan kompor, lalu masak semua bahan tadi hingga mendidih sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih, kecilkan api kompor dan terus aduk-aduk adonannya sampai dirasa cukup matang lalu matikan api kompor.

4. Tuang adonan ke dalam loyang atau cetakan puding dan biarkan hingga dingin dan mengeras, lalu keluarkan puding dari cetakannya dan puding pun siap disantap. 



Monday, October 5, 2015

Cake Nutrisari (Cake Rasa Jeruk)


Postingan pertama di awal bulan Oktober ini adalah "Cake Nutrisari" yaitu cake atau kue bolu dengan rasa jeruk yang mana rasa jeruknya ini menggunakan minuman serbuk merk Nutrisari yang dicampur ke dalam adonan kue. Mengenai rasanya tak perlu diragukan lagi karena sudah pasti rasa jeruk Nutrisari-nya berasa banget. Cake yang sebenarnya biasa-biasa saja menjadi luar biasa rasanya karena efek penambahan minuman serbuk Nutrisari ini yang membuat cake menjadi beraroma jeruk dan berasa jeruk pula. Cara membuatnya juga tidak terlalu sulit karena sebenarnya ini cake biasa, hanya saja ditambahkan minuman serbuk Nutrisari pada adonan cake. 
Resep cake Nutrisari bukan resep baru yah... karena resep cake Nutrisari ini sudah ada sejak lama sekali, sekitar tahun 1990-an memang sudah ada resep cake Nutrisari. Tetapi memang belum banyak orang yang mengetahui kalau ternyata minuman serbuk Nutrisari bisa dijadikan campuran untuk membuat kue. 
Nah! Kemarin saya membuat cake Nutrisari ini dan untunglah hasilnya sukses, kue bisa mengembang dan tidak bantat. Tekstur cake-nya lembut dengan rasa dan aroma khas jeruk Nutrisari. Warna cake yang nampak kuning jeruk juga memikat dan mengundang selera untuk menyantapnya. Jika Anda ingin mencoba membuat cake Nutrisari--berikut ini adalah resepnya :

Bahan :
100 gram tepung terigu
175 gram margarin (saya pakai margarin Royal Palmia), cairkan
125 gram gula pasir
4 butir telur
1 sachet minuman serbuk Nutrisari rasa jeruk

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu dengan minuman serbuk Nutrisari rasa jeruk. Aduk rata. Sisihkan.

2. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang. Gunakan mixer dengan kecepatan tinggi.

3. Setelah adonan mengembang lalu matikan mixer. Kemudian masukkan campuran tepung terigu dan minuman serbuk Nutrisari sedikit demi sedikit, nyalakan mixer dengan kecepatan rendah untuk mengaduk adonan hingga semua bahan tercampur rata.

4. Setelah tercampur rata lalu matikan mixer. Tuang margarin cair ke dalam adonan, aduk dengan menggunakan spatula. 

5. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 18 x 18 cm yang telah dioles dengan margarin dan ditaburi tepung terigu. Oven selama 30 menit atau hingga cake matang. Setelah matang biarkan cake dalam loyang hingga agak dingin, baru setelah itu cake dikeluarkan dari dalam loyang. 



Monday, September 21, 2015

Donat Mini (Donat Tanpa Telur)


Donat, siapa sih yang tidak tahu donat? Semua orang juga tahu apa itu donat, karena donat sudah menjadi makanan yang merakyat. Kita dapat menjumpai donat di berbagai lokasi penjualan dari mall hingga pasar tradisional, tentunya dengan harga dan kualitas yang berbeda antara donat yang dijual dengan harga mahal dengan donat yang dijual dengan harga murah. 

Nah! Hari ini saya mencoba membuat donat sendiri dengan memanfaatkan sisa terigu yang ada di rumah. Kebetulan saya punya sedikit terigu, tapi saya lupa menimbang beratnya, jadi tidak tahu berapa takaran terigu yang saya gunakan pada resep ini. Tapi kalau dikira-kira berat terigunya kurang dari 250 gram. Mungkin hanya sekitar 200 gram saja. 
Dengan terigu seadanya, saya mencoba membuat donat. Tadinya hendak dibuat bakpao, tetapi karena dulu sudah pernah membuat bakpao maka sekarang bikin donat saja. Resepnya hanya serba dikira-kira saja, maklumlah bahan-bahannya saja hanya seadanya saja. Nah! Ini resepnya :

Bahan :
+/- 200 gram tepung terigu 
1,5 sendok makan gula pasir
1 sendok makan margarin
1 sendok makan peres Fermipan
Air matang secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
1. Campur ragi instan Fermipan dengan 1,5 sendok makan air hangat. Aduk rata dan tunggu hingga ragi bereaksi. Tandanya bereaksi yaitu ragi akan mengental dan berbuih halus. Air yang digunakan jangan terlalu panas karena akan menyebabkan ragi menjadi mati dan tidak dapat digunakan.

2. Sambil menunggu raginya bereaksi, siapkan bahan-bahan lainnya. Tuang tepung terigu ke dalam wadah (baskom plastik), masukkan gula pasir, aduk-aduk pakai sendok supaya gula pasir tercampur rata dengan terigu. Tuang sedikit air matang, uleni pakai tangan. Menuang airnya harus sedikit-sedikit, sebab jika kebanyakan air maka adonan akan menjadi terlalu lembek. Lalu masukkan ragi ke dalam adonan. Uleni lagi pakai tangan hingga tercampur rata. Masukkan margarin, dan uleni lagi sambil dibanting-banting hingga adonan menjadi kalis dan tidak lengket lagi di tangan dan di baskom.

3. Adonan yang sudah kalis lalu dibulatkan dan taruh di tengah baskom. Tutup baskomnya dengan serbet basah (lembab) atau tutup dengan plastik wrap. Diamkan selama 45 menit. Setelah 45 menit, buka tutupnya lalu kempiskan adonan dengan menekannya pakai tangan seperti menonjok. Lalu tutup lagi baskomnya dengan serbet basah dan diamkan selama 15 menit. Setelah 15 menit buka tutup baskom dan bagi adonan menjadi beberapa bagian yang sama besarnya. Masing-masing bagian dibulatkan dan taruh di loyang yang sudah diolesi margarin. 

4. Siapkan wajan cekung (kuali), tuang minyak goreng secukupnya ke dalam wajan dan nyalakan kompornya. Ambil satu bulatan adonan, lubangi tengahnya dengan menggunakan jari telunjuk, lalu masukkan adonan ke dalam wajan dan goreng hingga salah satu sisinya matang. Balik dan goreng hingga matang di kedua sisinya. Angkat dan tiriskan. Lanjutkan menggoreng adonan berikutnya hingga selesai.

Resep ini menghasilkan 7 buah donat mini. Bentuk donatnya memang tidak menarik karena dibuat tanpa menggunakan cetakan dan bahan-bahannya pun seadanya saja. Tetapi yang penting saya berhasil membuat donat walaupun dengan bahan-bahan yang tidak lengkap, bahkan terigunya pun kurang dari seperempat kilo. Dan yang lebih penting lagi donatnya berhasil mengembang dan bisa dimakan walaupun tanpa memakai topping tetapi rasanya sudah cukup manis dan enak. 


Sunday, September 13, 2015

Kuwe Shanghi Kau


Ketika saya sedang melintas di Jalan Pancoran, Jakarta-Kota, saya melihat ada orang yang menjual beraneka macam kue di sisi kiri Jalan Pancoran (jika datang dari arah Glodok). Saya sempat mampir ke lapak kecilnya itu untuk sekedar melihat-lihat ada kue apa saja disana. Ternyata pedagang itu menjual kue sopia, ting-ting kacang, dan kue berbentuk persegi panjang yang dibungkus dengan kertas berwarna merah dengan tulisan berwarna kuning keemasan. Pada kemasan itu tertera namanya adalah "Kuwe Shanghi Kau" produksi perusahaan kue "Thay Hoeng."
Kue ini sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu dan tetap memiliki rasa yang sama alias tidak berubah walaupun jaman telah berubah. 


Kue ini ketika dimakan terasa ringan di mulut. Rasa manisnya hanya samar-samar saja. Sulit untuk dijelaskan secara mendetail mengenai rasanya. Anda harus mencobanya sendiri untuk mengetahui rasa kue ini. Saya berusaha mencari informasi mengenai resep dan cara membuat kue ini tetapi saya belum berhasil mendapatkan informasi yang dicari walaupun saya sudah melakukan  browsing di Google. Ada orang yang mengatakan kalau kue tersebut bernama  "Kue Satu", tetapi setahu saya bentuk, rasa, dan tekstur "Kue Satu" berbeda dengan kue yang ada di foto itu. Ada juga yang mengatakan kalau kue itu bernama "Kue Koyah" yang terbuat dari kacang hijau kupas dan ada campuran tepung berasnya. 
Apapun nama kue ini yang jelas kue ini enak :)

Sunday, July 19, 2015

Cara Memotret Kue


Gambar screenshot di atas memperlihatkan sebuah foto yang di-upload pada hari Minggu (19 Juli 2015) oleh seseorang ke sebuah grup di Facebook yang bernama grup "Resep kue, masakan dan minunan." 
Kuenya terlihat biasa-biasa saja, tidak ada istimewanya. Yang membuat foto itu nampak "istimewa" adalah adanya penampakkan jari-jari kaki yang begitu dekat sekali dengan kuenya. Bahkan sepertinya jempol kakinya itu bersentuhan dengan kue. Dengan melihat foto itu kita bisa langsung tahu kalau kue itu diletakkan di lantai. Ini bukan cara yang benar untuk memotret kue ataupun makanan lainnya. Seharusnya makanan diletakkan di atas meja. Jika terpaksa diletakkan di lantai maka lantainya harus dialasi dulu dengan kain yang bersih dan lebar agar bentuk kotak-kotak lantainya tidak ikut terfoto. Jika makanan diletakkan dibangku maka bangkunya pun harus ditutupi dulu dengan sehelai kain yang bersih, tetapi jangan menggunakan kain gendongan bayi ataupun kain sarung karena jadi terkesan jorok. Kembali pada foto di atas, dengan melihat foto itu saya lalu berpikir "kenapa orang yang membuat dan meng-upload foto itu tidak mengecek dulu hasil fotonya sebelum di-upload ke media sosial?"
Kemungkinannya karena orang itu tidak teliti dan ceroboh, terlalu ingin cepat-cepat membuat foto kue lalu meng-upload foto kuenya ke media sosial agar mendapatkan apresiasi dari orang-orang berupa like dan komentar. Seharusnya jika memotret apapun (makanan, orang, pemandangan, dll.) pemotretan dilakukan lebih dari satu kali. Tidak ada batasan harus berapa kali memotretnya, sebanyak-banyaknya tak apa supaya nantinya bisa dipilih foto mana yang terbaik dan pantas untuk di-upload ke media sosial. Setiap selesai memotret harus langsung dilihat hasil pemotretannya agar langsung ketahuan jika ada kesalahan dalam pemotretan sebelumnya. Ulangi lagi pemotretan sampai didapatkan hasil foto yang memuaskan. Jika hasil foto agak gelap sebaiknya dicerahkan dulu fotonya dengan menggunakan aplikasi untuk mengedit foto. 
Dan yang terpenting adalah memeriksa dulu foto sebelum di-upload ke media sosial. Pikirkan dulu apakah pantas jika jempol kaki begitu dekatnya dengan kue. Bukankah kue untuk dimakan (dimasukkan ke dalam mulut), sedangkan kaki untuk berjalan (menginjak lantai dan jalanan).  

Tuesday, May 19, 2015

Resep Kue Apem Nasi


Kue apem nasi memang menggunakan nasi sebagai bahan pembuat kue apem  selain tentunya menggunakan juga bahan-bahan lainnya. Nasi menjadi pengganti tepung beras. Resep kue apem nasi sebenarnya sudah banyak beredar di internet, anda tinggal mencarinya saja dengan bantuan search engine Google. Saya membuat kue apem ini sekedar iseng-iseng saja karena ingin tahu bagaimana rasa dan tekstur dari kue apem nasi. Akhirnya saya coba juga membuat kue apem nasi ini, tetapi saya membuatnya tanpa menggunakan takaran yang pasti. Jadi bahan-bahannya hanya dikira-kira saja. Agak khawatir juga kalau adonan gagal jadi, tetapi untung berhasil juga adonannya mengembang dan setelah dikukus jadilah kue apem dengan rasa yang agak manis dan tekstur yang bagus (mirip dengan kue apem yang dijual di tukang kue). 

Bahan :
Sepiring nasi putih (kira-kira 2 centong nasi) 
Segelas air matang (saya pakai ukuran gelas belimbing)
Segelas tepung terigu (tetap dengan takaran gelas belimbing)
1/2 gelas belimbing gula pasir
1/2 sachet ragi instan Fermipan
Pasta pandan secukupnya

Cara membuat :
1. Nasi dicampur dengan air, lalu diblender hingga halus.

2. Campur tepung terigu, gula pasir, dan ragi instan dalam sebuah wadah (baskom plastik), aduk rata. Tuang nasi yang telah diblender tadi ke dalam campuran terigu, gula pasir dan ragi instan. Tambahkan pasta pandan secukupnya, lalu aduk rata semuanya. Diamkan hingga 60 menit. Tutup dengan serbet lembab.

3. Setelah 60 menit, lalu tuang ke dalam cetakan kecil-kecil yang telah diolesi dengan minyak goreng atau margarin. Kukus kira-kira 20 menit atau hingga matang. 

Tips:
* Panaskan dulu kukusan hingga air dalam panci kukusan mendidih.
* Lapisi tutup kukusan dengan serbet supaya uap air tidak menetes ke atas kue. 



Thursday, May 14, 2015

Resep : Cara Membuat Omelet Mie

Hampir semua orang rata-ratanya menyukai mie instan karena selain harganya terjangkau, mudah mendapatkannya, juga praktis cara memasaknya. Tak sampai 10 menit pun seporsi mie instan sudah siap dihidangkan karena hanya tinggal merebus mie instan dalam air mendidih lalu menyiapkan bumbunya dalam mangkuk. Setelah itu tuang mie instan ke dalam mangkuk dan aduk hingga bumbunya tercampur rata. Sangat praktis sekali. Itulah sebabnya banyak orang suka dengan mie instan. Tetapi kalau mie instan dimasak dengan cara begitu-begitu saja terkadang bisa membosankan juga. Ada cara praktis untuk mengolah mie instan menjadi menu masakan yang lezat yaitu dengan mencampur mie instan dengan telur ayam lalu digoreng menjadi Omelet Mie.
Resep standar untuk membuat Omelet Mie adalah sebagai berikut :

Bahan :
1 bungkus mie instan (Indomie/Sarimie/Supermie/merk lainnya)
1 butir telur ayam
Bumbu mie instan (sudah tersedia dalam kemasan mie instan)
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
1. Rebus mie instan dalam air mendidih hingga mie matang. Setelah matang, buang air sisa rebusannya. Tuang bumbu mie instan ke atas mie yang sudah matang tadi. Pecahkan sebutir telur diatasnya, lalu aduk hingga semuanya tercampur rata.

2. Panaskan minyak goreng, lalu tuang mie ke dalam minyak goreng dan ratakan mie-nya hingga melebar. Sebaiknya gunakan wajan datar supaya hasilnya lebih bagus. Goreng mie hingga satu sisinya matang dan warnanya kuning kecokelatan. Lalu balik dan goreng lagi satu sisinya hingga matang. Angkat dan tiriskan.

3. Hidangkan Omelet Mie dengan sambal botol.

Note : minyak bumbu yang terdapat dalam kemasan mie instan Jangan dicampur dengan adonan Omelet Mie karena akan mengurangi kelezatan Omelet Mie. Cukup bumbu mie instannya saja yang digunakan dalam adonan Omellet Mie.

Resep di atas adalah resep standar untuk membuat Omelet Mie. Resep tadi dapat dikreasikan lagi dengan menambahkan bahan-bahan lain ke dalam adonan Omelet Mie, misalnya dengan menambahkan potongan sosis, daging kornet, keju parut, irisan bawang bombay, irisan cabe merah, atau bahan-bahan lainnya sesuai selera masing-masing. Semua bahan campuran itu diaduk rata dengan adonan Omelet Mie lalu digoreng seperti resep di atas. Hasilnya tentu menjadi lebih lezat karena telah diberi bahan-bahan tambahan. 

Thursday, April 16, 2015

Resep : Cara Membuat Character Pao (CharPao) / Pao Karakter

Bakpao tradisional umumnya berwarna putih polos. Isinya bervariasi, ada bakpao isi kacang hijau, cokelat, daging ayam, dan lain-lain. Untuk membedakannya (agar tidak tertukar) biasanya dibagian atas bakpao diberi tanda berupa bintik kecil berwarna merah, hijau, cokelat atau polos. Misalnya bakpao yang diberi tanda bintik kecil berwarna hijau artinya isi bakpao adalah kacang hijau. Tetapi seiring dengan perkembangan jaman maka isi bakpao pun semakin bervariasi rasanya, ada bakpao dengan isi kare ayam, bakpao isi ikan tuna, bakpao isi kornet sapi, bahkan ada juga bakpao sandwich yang isiannya seperti isian pada roti sandwich.

Selain isi bakpao yang semakin bervariasi, ternyata bentuk bakpao pun ikut berkembang sesuai perkembangan jaman dan selera masyarakat yang semakin modern. Sekarang bakpao ada yang berbentuk Hello Kitty, Angry Bird, ataupun bentuk-bentuk lainnya seperti aneka hewan atau bunga. Bakpao dengan aneka bentuk ini disebut sebagai Character Pao atau Pao Karakter. Saya menemukan beberapa resep Pao Karakter di internet yang menurut saya bagus penampakan di fotonya (kalau soal rasa itu tergantung selera masing-masing orang).

Berikut ini adalah beberapa resep Character Pao (CharPao) yang saya kumpulkan dari internet :

1. CERITA REENA : Bakpao Karakter Hello Kitty Bag.2#success

2.  Aneka Resep Kue dan Makanan Enak : Bakpao Karakter

3. Bakpao Fancy-MasakBagus.com

4. Bakpao|The Urban Mama

5. Cara Membuat Bakpao Panca Warna

6.  Character Pao (CharPao) | DianaCahya.com

7.  dapurmamasofi : Cute Pao

8. Kliping Resep: Sajian Imlek : Resep Bakpao Imlek 

9. mamaDhinar kitchen : Bakpao Gulung dan Bakpao Mawar

10. Bakpao Success Euy

11. Bakpao di Pinterest

12. Resep Bakpao Aneka Bentuk Yang Lucu

13. Resep Bakpao Mini Karakter di hari ibu | Lovelyristin

14.  Resep Membuat Bakpao Karakter-ResepID.Com


15. Tanti Poenya Etalase : Resep Bakpao Karakter Sederhana

 16. Resep Bakpao Top Murah

Friday, April 10, 2015

Kue Putu Ayu Keju Rasa Jeruk


Resep kue Putu Ayu Keju Rasa Jeruk ini saya dapatkan dari hasil browsing di internet. Tetapi karena ingin bereksperimen dengan resep maka saya coba mengganti aroma pandan yang biasanya menjadi ciri khas kue Putu Ayu, dengan rasa dan aroma jeruk dari 1 sachet Nutrisari. Pada bagian atas kue biasanya menggunakan kelapa parut, tetapi di resep ini kelapa parut diganti dengan keju parut. Hasil akhirnya ternyata enak, ada rasa manis asam jeruk dan asin keju.

Bahan :
125 gram tepung trigu
150 gram gula pasir
3 butir telur
150 ml santan kental 
1 sendok teh baking powder
1 sachet minuman serbuk Nutrisari
Keju parut secukupnya

Cara membuat :
1. Kocok telur, Nutrisari dan gula hingga mengembang. Masukkan tepung terigu, santan kental, dan baking powder, aduk rata.

2. Panaskan kukusan. Jangan terlalu panas agar kuenya tidak pecah.

3. Siapkan cetakan kue Putu Ayu. Olesi
cetakan dengan sedikit minyak, biar tidak lengket.

4. Isi dasar cetakan dengan keju parut. Tekan-tekan sampai padat.

5. Panaskan cetakan dalam kukusan.

6. Isi cetakan dengan adonan kue Putu Ayu.

7. Kukus hingga matang. Lapisi tutup kukusan dengan serbet supaya uap air tidak menetes ke atas kue.


Cake Milo Kukus


Milo adalah nama minuman rasa cokelat yang tentunya nama ini sudah tidak asing lagi bagi anda, biasanya Milo dikonsumsi dengan cara diseduh dengan air panas. Ada juga yang menambahkannya dengan es batu sehingga menjadi minuman dingin yang enak, menyehatkan, dan menyegarkan. Namun ternyata Milo juga bisa dijadikan bahan campuran untuk membuat cake, dan rasanya pun sudah pasti enak.

Bahan :
2 sachet Milo, larutkan dengan 50 ml air panas.
125 gram tepung terigu
100 gram gula pasir
150 gram margarin, cairkan
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh baking powder
1 sendok makan cokelat bubuk
4 butir telur ayam

Cara membuat :
1. Campur tepung terigu, garam, dan baking powder. Sisihkan.
2. Telur dan gula pasir dikocok sampai mengembang.
3. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, bergantian dengan larutan Milo, sambil dikocok dengan kecepatan rendah.
4. Masukkan margarin cair. Aduk rata.
5. Tuang adonan ke dalam cetakan yang telah diolesi dengan margarin.
6. Kukus selama 20 menit dengan api sedang hingga matang.

Tips :
- Sebelum mengukus, dandang/kukusan harus dipanaskan terlebih dahulu.
- Saat mengukus, tutup kukusan harus dibalut dengan kain serbet supaya uap air tidak menetes ke adonan.


Wednesday, April 8, 2015

Roti Pandan Kukus Tanpa Telur


Roti pandan ini dibuat dengan cara dikukus dan tanpa menggunakan telur. Dari 250 gram tepung terigu dapat menghasilkan sebanyak 12 buah roti ukuran kecil. 

Bahan :
250 gram tepung terigu
0,5 sachet ragi instan (Fermipan)
1/4 sendok teh garam
2 sendok makan gula pasir 
2 sendok makan margarin
Air matang secukupnya
Kertas roti secukupnya

Isi : cokelat meses, kacang tanah yang disangrai dan dihaluskan, atau lainnya sesuai selera

Cara membuat :
1. Ragi instan dicampur dengan air hangat. Aduk rata dan biarkan hingga mengembang.

2. Siapkan sebuah wadah plastik (baskom), masukkan tepung terigu, gula pasir, dan garam ke dalam wadah tadi. Tuangi air matang sedikit demi sedikit sambil diuleni. Masukkan ragi yang telah mengembang ke dalam adonan, uleni lagi hingga tercampur rata. Masukkan margarin, uleni lagi sambil adonan dibanting-banting hingga kalis (tidak lengket di wadah).

3. Bulatkan adonan dan letakkan di tengah wadah tadi. Tutup wadah dengan menggunakan kain serbet lembab. Biarkan selama 30 menit. Setelah 30 menit, buka tutup wadah, lalu kempiskan adonan. Tutup lagi dengan serbet lembab dan biarkan selama 20 menit.

4. Setelah 20 menit, buka tutup wadah dan kempiskan adonan. Lalu bagi adonan menjadi 12 bagian dengan ukuran yang sama besarnya. 

5. Ambil sebuah adonan, pipihkan dan beri bahan isian. Bulatkan dan ratakan. Letakkan adonan pada kertas roti yang telah digunting kecil-kecil. 

6. Panaskan kukusan, lalu kukus adonan tadi hingga matang sekitar 20 menit. 

7. Setelah matang, keluarkan dari kukusan dan letakkan roti di piring. 



Monday, July 30, 2012

Resep : Kue Sus (Roomsoesjes)

Bahan:
100 gram tepung terigu
3 butir telur ayam
75 gram mentega
200 cc air
1/2 sendok teh garam
Roomvla

Cara Membuat:
1. Air, garam, dan mentega dimasak sampai mendidih, masukkan tepungnya sekaligus, sambil diaduk-aduk sampai adonan tidak melekat pada dasar panci. Angkat, jika adonan sudah tidak terlalu panas, masukkan telurnya satu per satu sambil adonan diaduk sampai rata.

2. Taruh adonan sesendok demi sesendok di loyang yang sudah dipulas mentega. Panggang di oven yang sudah dipanaskan dengan api besar. Waktu memanggang lebih kurang 1/2 jam. Jika sudah matang, belah dua lalu isi dengan roomvla.



Cara Membuat Roomvla

Bahan :
450 cc susu
50 gram tepung terigu
100 gram gula pasir
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan roomboter
50 cc rum
3 kuning telur

Cara Membuat :
Tepung terigu dicairkan dengan sedikit susu, bubuhi kuning telur, lalu kocok sampai rata. Sisa susu dimasak, bubuhi gula dan garam, jika sudah mendidih, masukkan larutan tepung, aduk-aduk sampai matang, bubuhi mentega, angkat, lalu masukkan rumnya jika vla sudah tidak terlalu panas.



Sumber : Kompas Minggu.

Resep : Kue Pancong

Bahan:
250 gram kelapa parut 1/2 tua
250 gram tepung beras
1 sendok teh garam
600 ml santan
1 lembar keju lembaran diiris kecil

Cara Membuat:
1. Campur kelapa parut dengan tepung beras dan garam, aduk rata.

2. Masukkan santan yang telah direbus sedikit demi sedikit hingga habis sambil diuleni.

3. Panaskan cetakan kue pancong. Masukkan adonan kue pancong ke dalam cetakan, beri irisan keju slice lalu tutup dengan tutup cetakan kue pancong.

4. Setelah matang, angkat.

5. Hidangkan.

6. Untuk variasi hiasan bagian atas (topping), selain keju iris, dapat juga diberi coklat, kismis, nangka, ayam giling bumbu opor, dan lain-lain.
Untuk : 24 buah



Sumber : Kompas Minggu.